Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Media Indonesia » Lagi, Kasudin Korup Ditangkap

Lagi, Kasudin Korup Ditangkap

Makin banyaknya kasus korupsi di Pemprov DKI terungkap membuat gubernur dan wakil gubernur harus giat memantau dan mengawasi proyek APBD.

[Media Indonesia] Lagi-lagi, satu pejabat di jajaran Pemprov DKI ditangkap Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Jakpus). Kepala Suku Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Jakarta Selatan (Jaksel) dengan inisial YI ditangkap dengan tuduhan melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan closed circuit television (CCTV) untuk Monas. Saat kasus itu terjadi, YI menjabat Kasudin Kominfo Jakpus.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyambut baik penangkapan pejabat wilayah Jakarta Pusat itu. Hal itu membuktikan tidak ada yang ditutupi Pemprov DKI dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Saya kira itu bagus kan. Kita tidak bisa tutup-tutupi. Nanti supaya orang tidak melakukan lagilah. Saya juga pusing tiap hari urusannya begitu banyak,” kata Ahok di Balai Kota DKI, kemarin.

Meski sudah ditangkap atas kasus korupsi, YI, tegas Ahok, belum akan dipecat sebagai PNS DKI. Sebab, Pemprov DKI tetap memberlakukan asas praduga tidak bersalah.

Hanya saja, selama dilakukan penyidikan hingga persidangan dimulai, jabatan YI dicopot.

“Kita langsun
g minta dia diganti, tidak dipecat. Kan kita juga pakai asas praduga tak bersalah. Kita langsung minta ganti sih sama kepala dinas atau atasannya,” ujar Ahok.

Semakin banyaknya kasus korupsi terungkap di masa kepemimpinannya membuat Ahok sangat gusar. Oleh karena itu, untuk ke depannya, dia akan langsung memantau setiap perkembangan proyek yang dianggarkan dalam APBD DKI.

“Tiap hari mesti baca laporan kronologi. Kayak rapat rapat, kenapa saya mesti ikut, karena ada ego sektoral tadi. Mereka tidak mau dengerin. Dishub dan UPT Parkir saja bisa ngotot-ngototan. Jadi mesti kita selesaikan langsung. Pelan-pelan kita selesaikan,” tuturnya.

Adapun terhadap Kasudin Tata Ruang Jakarta Selatan, RS, pihaknya sedang menyiapkan pencopotan jabatan untuk RS. Ahok sudah menginstruksikan Kepala Dinas Tata Ruang DKI, Gaman Sinurat, segera menyiapkan pencopotan jabatan RS.

“Saya sudah suruh kepala dinasnya untuk mengganti dia. Kapan, ya saya tidak tahu. Yang penting segera,” ungkapnya.

Tidak ada ampun

Pejabat atau kepala suku dinas (kasudin) yang terlibat tindak pidana korupsi akan langsung dicopot dari jabatannya.

Adapun tindak lanjut sanksi hukum untuk tindak pidana korupsi yang dilakukan para pejabat itu diserahkan kepada kejaksaan atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kita tidak akan memberi pengampunan bagi pejabat Pemprov DKI dan jajaran yang korupsi. Pejabat itu akan langsung dicopot dari jabatannya,” kata Wakil Gubernur Ahok, di Balai Kota DKI, kemarin, menanggapi sejumlah pejabat Pemprov DKI dan jajaran diduga terlibat tindak pidana korupsi keuangan daerah.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Raden Suprapto, salah satu kepala seksi di Suku Dinas Tata Ruang Jaksel sebagai tersangka terkait kepemilikan rekening gendut.

Kapuspenkum Kejakgung, Setia Untung Arimuladi, mengatakan rekening Raden mencapai miliaran rupiah. (*/J-2) selamat@mediaindonesia.com

Lagi, Kasudin Korup Ditangkap

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s