Home » PAGE 5.4 - Domestik Politik » Politik dan Pilpres 2014 » Golkar Proses Kader Lain

Golkar Proses Kader Lain


Republika 25 Juni 2014 Page 5, oleh M Akbar Wijaya, Esthi Maharani

Pemecatan kader berpotensi menimbulkan kegaduhan internal.

JAKARTA — Pemecatan Agus Gumiwang, Poempida Hidayatullah, dan Nusron Wahid dari keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar bukan yang terakhir. Partai Golkar tengah memproses dua orang kader Golkar yang nekat membelot ke pasangan Joko WidodoJusuf Kalla (Jokowi-JK).
“Yang lain mungkin tinggal proses,” kata Ketua Fraksi Golkar DPR Setya Novanto kepada wartawan di Kompleks Partemen Senayan, Selasa (24/6).
Namun, bendahara umum DPP Partai Golkar ini tidak menyebut siapa saja mereka. “Ya, mungkin dua orang lagi akan diproses. Ini suatu konsekuensi dari keputusan partai,” ujarnya.
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pemecatan tiga kader tersebut karena mereka tidak mendukung kebijakan partai untuk memenangkan pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Menurut dia, pihaknya telah memberikan peringatan satu hingga dua kali kepada tiga kader tersebut, tapi tidak digubris, sehingga dalam rapat pleno disepakati siapa yang tidak menaati kebijakan partai dan tidak taat asas berdasarkan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) partai akhirnya diputuskan untuk memecat tiga kader itu.
Terkait keanggotaan mereka di dewan, lanjutnya, pihaknya menyampaikan surat pemecatan tiga kader itu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak dilantik lagi menjadi anggota dewan pada periode berikutnya. “Bilamana partai mencabut keanggotaannya maka mereka yang terpilih juga diminta untuk diusulkan tidak dilantik pada periode yang akan datang,” kata dia.
Selain itu, ada beberapa kader yang sebelumnya tidak mendukung kebijakan partai, tapi setelah dijelaskan secara runtut dan sistematis maka mereka berubah untuk menaati kebijakan Partai Golkar untuk mengusung Prabowo-Hatta. “Ada satu dua kita berikan surat dan alhamdulillah mereka berubah,” kata dia.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menyayangkan sikap DPP Partai Golkar yang memecat tiga kadernya.
“Sangat disayangkan kalau hams sampai terjadi seperti itu,” kata Agung.
Menurut Agung, kasus ini justru akan membuat internal Partai Golkar gaduh. “Kaderkader yang baik dan potensial, hanya soal perbedaan pendapat. Saya kira, pimpinan Partai Golkar fokus saja pada pemenangan, tidak usah yang gini-ginilah, hanya akan membuat kegaduhan di internal,” katanya.
Ia menambahkan, dirinya tidak mengetahui dasar dan prosedur pemecatan yang ditempuh. “Apakah termuat dalam AD ART partai apa tidak, saya belum mengetahui secara jelas dan apakah pemecatan itu sampai kepada keanggotaannya, saya kira terlalu berat,” katanya. antara ed: muhammad fakhruddin
Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s