Home » PAGE 5.4 - Domestik Politik » Politik dan Pilpres 2014 » Pemecatan Kader Dinilai tak Prosedural

Pemecatan Kader Dinilai tak Prosedural


Republika 26 Juni 2014 Page 5, oleh Wahyu Syahputra


Tiga kader Golkar yang dipecat mengaku tidak pernah mendapat surat teguran.
JAKARTA — Pemecatan Agus Gumiwang Kartasasmita, Nusron Wahid, dan Poempida Hidayatulloh dari keanggotaan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dinilai tidak prosedural. Pasalnya, pemecatan tersebut bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Kami tidak setuju dan menolak pemberhentian mereka sebagai anggota,” kata Ketum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) Agung Laksono saat memberi keterangan pers seusai pertemuan tertutup tentang masalah itu di Jakarta, Rabu (25/6).
Selain Kosgoro, Agung menyebutkan bahwa organisasi kemasyarakatan pendiri Partai Golkar lainnya, yaitu Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) juga tidak setuju dengan pemecatan atas tiga kader tersebut. ia menilai pemecatan hanya karena mereka mendukung pasangan capres dan cawapres yang berbeda dengan dukungan resmi dari partai terlalu berlebihan.
Agung menambahkan bahwa dasar pemecatan itu masih sumir dan tidak jelas mengenai bentuk pelanggaran yang dilakukan. Apalagi, katanya, pemecatan langsung sebagai anggota jenisnya terlalu berat dan telah memutuskan hubungan antara ketiga kader dengan partai yang selama ini digeluti sebagai wahana perjuangan bagi bangsa dan negara.
“Hal tersebut merupakan keputusan yang keliru, perlu dianulir dan direhabilitasi oleh partai sehingga kalaupun diambil keputusan, harus sesuai dengan ketentuan AD/ART. Kami juga menghargai bila mereka menempuh jalur hukum,” ujar Agung.
Politisi Partai Golkar Agus Gumiwang mengaku tidak pernah mendapatkan surat peringatan dari pengurus Golkar sebelum ia dipecat. Bahkan, ia juga tidak pernah mendapatkan teguran dalam bentuk apa pun. `”Kami (bertiga) tidak pernah dapatkan surat peringat: an,” katanya.
Politkus senior Partai Golkar Fahmi Idris mengatakan, keputusan DPP Golkar memecat kader sendiri akan berdampak negatif bagi rezim pengurus DPP Golkar. Fahmi memperkirakan, dalam waktu dekat akan ada gerakan mempercepat musyawarah nasional (munas). “Sebentar lagi, akan ada arus besar meminta diselenggarakan munas dipercepat,” kata Fahmi.
Percepatan munas akan dilakukan untuk menggusur Aburizal Bakrie dari posisi ketua umum Golkar. Selain itu, munas juga akan dijadikan momentum untuk menyingkirkan para pengurus DPP Golkar yang tidak memiliki rekam jejak jelas di partai. “Dalam munas, rezim Aburizal akan diganti total,” ujarnya.
Mantan ketua umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) menilai bahwa Pemecatan tiga kader Golkar karena mendukung dirinya berpasangan de’hgan Joko Widodo merupakan tindakan berlebihan. “Saya waktu ketua umum tidak pernah memecat orang karena berbeda pandangan, kecuali ada indikasi ia terlibat korupsi, saya akan pecat saat itu juga, tanpa harus tunggu bukti dari pengadilan,” kata talon wakil presiden pasangan nomor urut dua ini.
JK meyakini ketiga orang tersebut kelak akan menjadi pengurus inti Golkar jika becermin pada pengalaman 2004. “Sama dengan tahun 2004, ada juga pemecatan (Fahmi Idris beserta 12 kader lain dipecat Akbar Tanjung karena mendukung SBY-JK —Red), tapi setelah pergantian pengurus, mereka yang dipecat itu yang jadi pengurus, begitu juga dengan ketiga orang ini, insya Allah beberapa bulan lagi,” ujar JK.
Sebelumnya, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan pihaknya telah memberikan peringatan satu hingga dua kali. Namun tidak digubris sehingga dalam rapat pleno akhirnya diputuskan untuk memecat tiga kader itu. muhammad akbar wijaya/ira sasmita/andi mohammad ikhbal/antara ed: muhammad fakhurddin
Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s