Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Koran Tempo » Bawaslu Usut Surat Prabowo untuk Guru

Bawaslu Usut Surat Prabowo untuk Guru


Koran Tempo 27 Juni 2014 Page 9 oleh Kodrat Setiawan

Pengawas di daerah juga diminta melakukan pemeriksaan.
JAKARTA — Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum, Nelson Simanjuntak, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki dugaan pelanggaran dalam kasus surat calon presiden Prabowo Subianto kepada para guru di berbagai daerah. Surat itu diduga melanggar aturan kampanye lantaran dikirim ke sekolah, yang seharusnya steril dari materi kampanye. “Lebih-lebih jika yang disurati adalah guru pegawai negeri sipil,” kata Nelson di Senayan kemarin.
Penyelidikan itu menyusul laporan dari Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia, Retno Listyarti, ihwal dugaan pelanggaran karnpanye ke Bawaslu terkait dengan surat Prabowo untuk guru di Indonesia. Surat tersebut di antaranya ditemukan di sekolah-sekolah di Jakarta; Depok, Jawa Barat; Bandung, Jawa Barat; dan Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Menurut Nelson, guru sebagai aparatur negara tidak boleh dimobilisasi untuk kepentingan politik. Kendati demikian, dia belum menentukanjenis pelanggaran dan sanksi yang akan diberikan terkait dengan surat Prabowo tersebut. Keputusan mengenai hal itu hams melalui rapat pleno Bawaslu.
Nelson mengatakan Bawaslu bakal memeriksa sekolah menengah atas di Jakarta Utara yang mendapat surat. Ia juga meminta pengawas pemilu di daerah memeriksa kasus tersea.,, but di masing-masing daerah.
Panitia Pengawas Pemilu Gunungkidul kemarin mulai memanggil dan mengklarifikasi sejumlah pihak, berkaitan dengan beredarnya ribuan surat Prabowo untuk guru. Salah satu yang dipanggil sebagai saksi adalah Kepala Kantor Pos Wonosari Gunungkidul, M. Mufti Ismail.
Mufti mengaku dipanggil Panwaslu untuk menjelaskan asal-usul dan identitas pengirim surat itu. “Surat itu sampai ke kami setelah dikirimkan (seseorang) dari kantor pos di Jakarta,” kata dia.
Anggota tim sukses Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang turut dipanggil Panwaslu Gunungkidul, Heri Nugroho, mengaku tak mengetahui surat tersebut. Sebab, tim sukses di pusat juga tak menginstruksikan membantu distribusi surat itu.
Di Bandung, surat tersebut dikirim ke SMAN 1 Bandung. Kepala SMAN 1 Bandung, Cucu Saputra, memastikan surat itu tidak akan diberikan ke para guru sekolahnya yang sejak Senin lalu libur hingga 14 Juli mendatang. “Netralitas sebagai pegawai negeri sipil hams dijaga,” kata Cucu.
Juru kampanye pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Hidayat Nur Wahid, mengatakan surat kepada guru tidak melanggar aturan pemilu presiden. Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut, surat itu menunjukkan bahwa Prabowo merupakan calon presiden yang rendah hati.
Sedangkan juru bicara tim sukses Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya, menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu untuk menyelidiki kasus tersebut. Dia tidak membantah ataupun mengiyakan bahwa surat itu dibuat oleh tim sukses Prabowo-Hatta. • GANGSAR PARIKESIT MUHAMMAD MUHYIDD1N I ANWAR SISWADI I PRIBADI WICAKSONO I AHMAD RAFIQ I REZA ADITYA
Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s