Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Kompas » Jokowi Tak Ingin Beretorika

Jokowi Tak Ingin Beretorika

Kompas 1 Juli 2014 Page 5 oleh A14/EGI
Dukungan Arus Bawah Menjadi Kekuatan Utama
JAKARTA, KOMPAS — Calon presiden Joko Widodo meriuturkan, sejak Ora reformasi 1998 hingga saat ini, masih banyak rencana pemerintahan yang belum terlaksana. Saat ini, yang dibutuhkan rakyat adalah implementasi berbagai rencana tersebut. Karena itu, dia tak ingin hanya beretorika.
“Jokowi-JK tidak ingin hanya membentuk retorika dan rencana. Kami mulai dari pelaksanaannya. Itu yang membedakan Jokowi-JK dari pasangan lain,” kata Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri buka puasa bersama Keluarga Besar Partai Nasdem di Jakarta, Senin (30/6).
Turut hadir dalam acara buka puasa ini antara lain Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto, Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Sutiyoso, Quraish Shihab, serta ratusan kader Nasdem dan anak-anak Panti Asuhan Majelis Taklim A1-Istiqomah.
Terkait dengan anggapan sejumlah pihak bahwa dirinya kurang tegas dalam bersikap, Jokowi menyatakan, ketegasan tidak diukur dari wajah atau bentuk badan. “Ketegasan itu adalah bagaimana seseorang berani memutuskan, mengambil risiko, dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sekarang siapa tokoh yang berani menyatakan dukungan tegas terhadap kemerdekaan Palestina?” tutur dia.
Sebelum menghadiri buka puasa, Jokowi blusukan di sejumlah pasar di Jakarta dan Tangerang. Dalam acara ini, Jokowi juga membagikan kaus bergambar dirinya dan Jusuf Kalla.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan, kekuatan utama Jokowi-JK berasal dari dukungan rakyat. “Dukungan anus bawah itu punya peran penting, kecuali bila ada kecurangan,” katanya.
Menurut Surya Paloh, sejak awal sudah ditegaskan bahwa pembentukan koalisi pendukung Jokowi-JK tidak diiringi dengan perjanjian transaksional antarpartai pendukung.
“Strategi kami adalah bagaimana melahirkan tokoh-tokoh barn pemerintahan dengan cara beretika. Oleh karena itu, kami yakin masyarakat yang merindukan perubahan Indonesia akan memilih Jokowi-JK,” kata Surya Paloh.
Kampung Marhaen
Ketua PDI-P Puan Maharani berkunjung ke Dusun Saji, Ngadiharjo, Magelang, Jawa Tengah. Dalam acara ini, Puan menetapkan Dusun Saji sebagai Kampung Marhaen atau Kampung Jokowi.
Grengseng Sarmuji, salah seorang warga Dusun Saji, menuturkan, “Kami optimis 80 persen suara di Dusun Saji akan mendukung pasangan Jokowi-JK.”
Grengseng tidak keberatan untuk keluar kampung guna menyosialisasikan Jokowi-JK. (A14/EGT)

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s