Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Koran Tempo » Ke Jawa Barat, Jokowi Tepis Kampanye Hitam

Ke Jawa Barat, Jokowi Tepis Kampanye Hitam


Koran Tempo 1 Juli 2014 Page 4 Oleh Yandi M. Rofiyandi

Jawa Barat menjadi penentu kemenangan pemilu presiden.

JAKARTA — Anggota tim kampanye Joko WidodoJusuf Kalla, Teten Masduki, mengatakan perolehan suara Jokowi-Kalla di Jawa Barat tergerus isu kampanye hitam yang berbau agama dan komunisme. Menurut Teten, isu agama menjadi tantangan terbesar dalam meraih dukungan warga di tanah Pasundan ini.
“Isu Kristenisasi Jokowi sangat berpengaruh. Sekarang mereka bergeser bermain isu Jokowi keturunan PKI,” kata Teton, yang pernah menjadi calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2013, mendampingi Rieke Diah Pitaloka.
Kubu Jokowi akan memusatkan kegiatannya di Jawa Barat menjelang masa kampanye berakhir pada pekan Jokowi telah berkeliling Jawa Barat lebih dari tiga kali selama masa kampanye pemilihan umum presiden pada awal Juni lalu. “Agar bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Teten.
Jokowi memulai safari ke Sukabumi, Cianjur, dan Garut. Ketiga wilayah ini merupakan kantong suara Partai Golkar yang berkoaliasi dengan Gerakan Indonesia Raya yang mendukung Prabowo SubiantoHatta Rajasa. Dalam pemilihan legislatif lalu, PDI Perjuangan unggul di 16 dari 26 kabupaten kota di Jawa Barat. Tapi sebagian besar kepala daerah mendukung Prabowo-Hatta.
Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, mengatakan kubu Prabowo-Hatta kuat di Jawa Barat, yang menjadi basis partai koalisi Gerindra. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dari Gerindra diperkirakan mampu mendongkrak suara.
Hasil sigi sejumlah lembaga survei memperlihatkan Jokowi-Kalla kalah di Jawa Barat. Survei Poltracking yang digelar pada 26 Mei-3 Juni lalu merilis Prabowo-Hatta unggul 48,4 persen dari Jokowi (43,2 persen). Dalam survei Indo Barometer pada 16-22 Juni lalu, Prabowo unggul lebih besar lagi, 55,2 persen, ketimbang Jokowi (38,6 persen).
Qodari menambahkan, rendahnya suara Jokowi lantaran partai utama pengusung, yakni PDI Perjuangan, kurang bekerja maksimal. Karena itu, Qodari menuturkan semua partai pengusung harus kerja keras terjun langsung untuk memenangkan Jokowi-Kalla. Kubu Jokowi, kata dia, sebaiknya menepis kampanye hitam, terutama terkait dengan isu agama. “Warga Jawa Barat agamanya kuat, sehingga menyebabkan suara Jokowi tergerus,” kata Qodari.
Jawa Barat, kata Qadari, akan menjadi penentu kemenangan calon presiden, sehingga paling diperebutkan dalam pemilihan umum pekan depan. Jawa Barat merupakan provinsi dengan pemilih terbesar se-Indonesia dengan total pemilih sekitar 18 persen dari keseluruhan.
Jurubicara timpemenangan nasional Prabowo-Hatta, Bara Hasibuan, mengatakan Jawa Barat sangat penting karena jumlah pemilihnya besar. Menurut dia, Hatta akan mengunjungi Jawa Barat sebelum masa kampanye berakhir. “Gubernur Jawa Barat juga menjadi tim kampanye kami,” kata, Bara. • ANANDA TERESIA SUNDARI I NUR ALF IYAH
Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s