Home » PAGE 5.4 - Domestik Politik » Politik dan Pilpres 2014 » Visi-Misi Capres : Gagasan Jokowi Sangat Realistis dan Dapat Diwujudkan

Visi-Misi Capres : Gagasan Jokowi Sangat Realistis dan Dapat Diwujudkan


Koran Jakarta 5 Juli 2014 Page 2 oleh SUR/N-1
Poros Maritim Entaskan Kemiskinan | Potensi kelautan Indonesia blum dioptimalkan karena kebijakan selama ini berpihak pada daratan. Padahal luas wilayah lautan tiga kali lebih besar ketimbang daratan.

JAKARTA – Poros maritim yang digagas Capres Joko Widodo atau Jokowi niscaya akan mampu mengentaskan rakyat miskin dan kebodohan di wilayah timur Indonesia serta penduduk yang tinggal di kepulauan. Semua itu akan tercapai jika Jokowi terpilih menjadi presiden.
Demikian penegasan Wakil Menteri Perindustrian, Prof Alex Retraubun, dan Waldi Ketua DPD, Laode Ida, dalam diskusi “Posisi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” yang diselenggarakan Archipelago Solidarity (Arco) Foundation dan Maluku Kaya People Movement di Jakarta, Jumat (4/7).
Dalam diskusi yang dimoderatori oleh pengamat politik CSIS J.Kristiadi, keprihatinan akan ketertinggalan masyarakat yang tinggal di provinsi kepulauanyang didominasi lautan sangat terasa. Karena itu konsep poros maritim dari Jokowi menjadi solusi dimasa depan.
Alex Retraubun tnenegaskan meski dirinya bukan tim \sukses Jokowi, tapi sebagai Wamen Perindustrian dan mantan Dirjen Kelautan di Kementerian Kelantan mengapresiasi ketajaman dan visi kelautan Jokowi.
“Dia punya visi yang hebat dan jauh ke depan, provinsi kepulauan akan maju jika poros maritim dilaksanakan. Saya yakin, Jokowi akan mampu melaksanakan visi maritimnya,” ujar Alex.
Lebih lanjut, Alex mengatakan selama ini, pemerintah kurang memperhatian wilayah kepulauan dan potensi kelutan. Karena itu, visi Jokowi mengenai poros maritim mengingatkan kita akan strategisnya lautan kita. Masih terkait visi Jokowi soal poros maritim, Alex Retraubun mengatakan ada dua prasyarat mimpi Jokowi soal poros maritim akan bisa diwujudkan yakni syarat negara kepulauan dan luas laut negara kita yang tiga kali lebih luas dari daratan.
Suasana diskusi yang diliputi dukungan bagi capres Jokowi untuk merealisasi gagasan poros maritim ini juga mengusulkan agar tokoh dari Indonesia Timurseperti Alex Retraubun yang mendalami ilmu kelautan di Inggris, serta laode Ida yang konsisten membela kepentingan masyarakat di wilayah Timur, sangat cocok untuk menjadi menteri kelautan.
Fokus Darat
Sementara itu, Laode Ida mengatakan selama ini pemerintah dan Para pengambil kebijakan selalu mendasarkan pada pemikiran darat, bukan laut, sehingga provinsi di kepulauan selalu tertinggal.
“Sumber ketidakadilan selama ini adalah kebijakan dari pusat yang fokus ke darat. Hingga akhir pemerintahan SBY, tidak ada political will dari pemerintah untuk memajukan provinsi kepulauan,” tegas Laode.
Laode juga memuji konsep, visi, dan misi Jokowi soal laut dan poros maritim. Visi tersebut menunjukkan kepedulian yang tinggi dari Jokowi soal maritim dan masa depan Indonesia yang berada di lautan.
Sementara itu, pendiri Archipelago Solidarity Foundation, Engelina Patiasina, mengatakan siapa pun yang memenangi4Pilpres 2014 harus memastikan adanya keberpihakan dan komitmen kuat pemimpin terhadap kemaritiman sebab, kata dia, sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari laut, termasuk secara geopolitik Indonesia yang sesungguhnya sangat strategis, baik secara domestik maupun internasional.
“Tentu kita sepakat siapa pun pemimpinnya harus menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” Kata Engelina yang mantan anggota DPR dari PDIP ini.
Lebih lanjut Engelina Patiasina menjelaskan pada awal abad ke-21 sekitar1700 an pulau besar dan kecil dari luas 705.645 km persegi provinsi Maluku, memiliki titik geostartegis di Asia Pasifik. Maluku dna Papua adalah ruang terdepan Indoensia terhadap klaim turn- pang tindih dari enam negara terhadap Laut Tiongkok Selatan di Asia pasifik, sehingga Rusia dan AS merasa berhak untuk ikut campurdalam zona ini
“Inilah yang menyebabkan Maluku dan Papua mennetukan derajat Pertahanan Nasional Indonesia, sebab kepulauan Sunda Besar dan Sunda Kecil adalah ateri awn archipelago zone. Sehin gg;i dengan mengawasi arteri dalam mengntrol archipelago zone Negara RI,” ujar Engelina mengutip tulisan mantan Mendikbud Daud Yusuf di sebuah harian ansional 26 Novenber 2012. sur/N-1

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s