Home » PAGE 5.2 - International News » Israel-Palestine » Kepungan Israel Mencekik Gaza

Kepungan Israel Mencekik Gaza

Media Indonesia 11 Juli 2014 Page 21 oleh Dika Dania Kardi 

Aksi Israel disebabkan kebencian atas rekonsiliasi Hamas dan Fatah untuk membentuk pemerintahan bersatu.

WARGA meneteskan air mata saat menyalati jenazah Yasmeen al-Motawaq, 4, di masjid, Jabaliya, Gaza Utara, sebelum dimakamkan, kemarin. Yasmeen menjadi korban serangan roket Israel yang menghantam rumahnya di Khan Younis, Gaza Selatan, sebelum fajnaDifarisir Al Jazeera, hingga berita ini ditulis, lebih dari 80 orang, termasuk 18 anak, tewas terkena roket Israel yang ki a n intensif sejak Selasa (8/7).

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan lebih dari 700 warga terluka karena aksi brutal Israel selama pekan ini. Walaupun dikecam seluruh dunia, Israel tetap menyerang dengan membabi buta. Delapan orang, termasuk lima anak, tewas dalam serangan roket sebelum fajar kemarin. Dua rumah hancur di Khan Younis.

“Karni membutuhkan gencatan senjata clan bebaskan (Gaza) dari pengepungan yang tidak adil,” ujar Riad Ahmad, 33, warga Gaza City. “Pengepungan itu mencekik kanaL”

Ilmuwan politik Universitas Al Azhar di Gaza, Ibrahim Abrach, menilai aksi Israel disebabkan kebencian atas rekonsiliasi Hamas dan Fatah membentuk nemerintahan bersatu. Israel mengecap llamas sebagai kelompok teroris yang merongrong Negara Yahudi’.

Relawan Indonesia di Gaza, Abdillah Onim, lewat pesan teks kepada Media Indonesia, mengungkapkan warga kekurangan obat, fasiiitas dan tim medis, serta makanan. Ada 20 warga Indonesia di Gaza menjadi relawan. Ia menyarankan pengiriman relawan dikoordinasikan dengan KBRI Kairo dan Amman karena situasi tidak kondusif. Relawan yang ingin masuk ke Gaza sebaiknya diantar pihak KBRI.

Konflik Israel-Palestina me- letup lagi setelah tiga remaja Yahudi diculik pada 12 Juni lalu di dekat Tepi Barat dan ditemukan tewas pada awal bulan ini.

Iron Dome

Israel menyatakan pihaknya berhasil menghalau hingga 90% serangan roket balasan dari Gaza, kemarin. Lebih clari 320 roket diluncurkan milisi Hamas. Tiga roket M-75 menyasar reaktor nuklir Israel di tengah gurun, Dimona, berjarak sekitar 80 km dari Gaza. Roket jarak jauh itu diproduksi secara lokal dengan jangkauan sekitar 80 km.

Satu roket dilumpuhkan sistem pertahanan Israel, yakni Iron Dome. Dua lagi jatuh tanpa menyebabkan kerusakan.

Pejabat militer Israel dan juru bicara perusahaan pembuat sistem Iron Dome, Rafael Advance Defense Systems, memuji tingkat persentase tersebut. Tujuh situs sistem pertahanan tersebut dibangun perusahaan ilegara Rafael–sebagian didanai Amerika Serikat–untuk menghalau serangan roket jarak jauh Hamas.

Konfrontasi pun terjadi di pesisir. Milisi menembakkan mortir ke kapal tempur Israel di lautan. Media Israel Haaretz memaparkan situasi panas di Gaza memengaruhi kehidupan warga di kawasan selatan. Sirene tanda bahaya terdengar meraung-raung memperingatkan warga Yahudi agar waspada terhadap roket Hamas yang tidak terhalau oleh Iron Dome. (Reuters/AP/Al Arabiya/I-4). dika@mediaindonesia.com


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s