Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Kompas » Dunia Menyambut Jokowi-JK

Dunia Menyambut Jokowi-JK

Kompas 24 Juli 2014 Frontpage

Ketua DKPP: Pelaksanaan Pilpres 2014 Jauh Lebih Baik

JAKARTA, KOMPAS – Para pemimpin dunia menyambut baik penetapan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih Republik Indonesia periode 2014-2019. Mereka mengucapkan selamat dan menyatakan siap bekerja sama mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/7), Joko Widodo mengatakan telah menerima ucapan selamat secara langsung dari sejunalah pemimpin negara asing.

“Tadi pagi, Perdana Menteri Singapura menelepon langsung. Perdana Menteri Australia juga menelepon langsung. Tadi siang, Presiden Barack Obama menelepon saya. Kami ingin memperkuat lagi hubungan Indonesia dengan negara-negara tersebut,” kata dia.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam pernyataan resminya menyatakan, “Melalui pemilu yang bebas dan adil ini, rakyat Indonesia sekali lagi memperlihatkan komitmen terhadap demokrasi.”

Menteri Luar Negeri AS John Kerry menambahkan, sebagai negara demokrasi terbesar kedua dan ketiga, AS dan Indonesia telah memberikan contoh kepada dunia. “Kita memiliki banyak persamaan nilai, termasuk penghormatan terhadap hak asasi manusia dan penegakan hukum,” ujar Kerry.

AS berharap dapat bekerja sama dengan presiden terpilih Jokowi untuk meningkatkan kemitraan, memajukan cita-cita global bersama, dan mengembangkan hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Ucapan senada datang dari sejumlah negara sahabat, seperti Singapura, Malaysia, Inggris, Rusia, Jepang, Tiongkok, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Uni Eropa.

Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam, seperti dikutip Channel News Asia, mengirim surat ucapan selamat kepada Jokowi. Presiden Tan menulis, “Rakyat Indonesia telah menaruh kepercayaan terhadap visi Anda yang berorientasi kepada rakyat untuk meningkatkan kehidupan mereka dan membawa Indonesia ke tingkat ketinggian baru. Saya percaya bahwa di bawah kepemimpinan Anda, Indonesia akan melanjutkan kemajuan dan kemakmurannya di tahun-tahun mendatang.”

PM Singapura Lee Hsien Loong, pemimpin pertama yang mengucapkan selamat melalui akun Twitter dan Facebook-nya, Selasa malam, menyatakan, Jokowi memenangi kepercayaan rakyat Indonesia karena visi, perhatian terhadap keprihatinan dan aspirasi rakyat, serta identitas alamiahnya yang dekat dengan rakyat kebanyakan.

Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Darao Barroso dalam ucapan selamat kepada Jokowi, mengatakan, pilpres ini menunjukkan kekuatan dan kedinamisan demokrasi Indonesia.

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully bahkan menyebut partisipasi pemilih yang mencapai 70 persen dari sekitar 190 juta pemilih adalah sesuatu yang “mengesankan”. “Pemilu ini sekali lagi menunjukkan komitmen rakyat Indonesia akan demokrasi,” ujar McCully dalam pernyataan resmi di laman resmi Pemerintah Selandia Baru.

Radio Australia melaporkan, PM Australia Tony Abbott mengucapkan selamat kepada Jokowi. Abbott mengatakan, Pemerintah Australia menanti kerja sama yang lebih erat dengan Indonesia di bawah Jokowi. Sementara pemimpin oposisi Bill Shorten mengatakan, ia berharap pilpres di Indonesia bisa mencairkan hubungan dengan Australia.

“Pemerintah Kanada dengan hangat mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Joko Widodo. Kami optimistis tentang masa depan Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri Kanada John Baird.

Aliran ucapan selamat dan pujian dunia atas demokrasi Indonesia ini mengalir saat kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berencana menggugat hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi. Bahkan, adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, seperti dikutip Agence France-Presse (AFP), mendesak para pemimpin dunia untuk tidak memberikan selamat kepada Jokowi-JK dulu. Dia mengatakan, proses legal terkait pilpres belum berakhir.

Orang pertama

Jokowi menyatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan orang pertama yang mengucapkan selamat kepadanya sesaat setelah KPU menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada Selasa malam. Setelah itu, Wakil Presiden Boediono meneleponnya untuk memberikan ucapan selamat.

Menyambut penetapan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih, syukuran digelar di beberapa tempat.

Syukuran ini, kemarin, antara lain dilakukan oleh ribuan orang di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Jokowi yang hadir di tempat itu sekitar pukul 17.00, di bawah langit berwarna jingga yang dihiasi pelangi, menapaki tangga hijau untuk mencapai nasi turnpeng setinggi 7 meter, yang melambangkan dia sebagai presiden ketujuh Indonesia.

Belasan tukang becak yang biasa mangkal di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, kemarin berpawai dari Pasar Gede menuju Bundaran Gladak dengan membawa poster Jokowi-JK.

Sementara itu, tokoh lintas agama mendorong seluruh elemen bangsa melakukan rekonsiliasi nasional. “Kami mendorong rekonsiliasi nasional,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta.

Hadir dalam acara itu, antara lain, Ketua Umum PGI Andreas Yewangoe, Wakil Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Uung Sendana, Sekretaris Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia I Ketut Parwata, KH Umar Shihab, dan Franz Magnis-Suseno SJ.

Menurut Din, rekonsiliasi diperlukan karena bangsa Indonesia telah terbelah selama pilpres. Rekonsiliasi dapat dilakukan dengan membangun dialog bersama seluruh masyarakat.

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s