Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Kompas » Prabowo-Hatta ke MK

Prabowo-Hatta ke MK

Pelaksanaan Pilpres 2014 Pantas Diapresiasi

JAKARTA, KOMPAS — Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Jumat (25/7) ini, akan mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2014 ke Mahkamah Konstitusi. Kemarin, mereka meninjau kesiapan bahan gugatan di DPP Partai Keadilan Sejahtera.

“Sudah disiapkan semuanya, sudah siap,” kata Prabowo di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Seluruh gedung DPP PKS yang berlantai lima digunakan untuk pusat tabulasi data.

Turut hadir dalam acara ini, antara lain, Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Fraksi PKS di DPR Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung. Seusai meninjau kesiapan data, mereka kemudian buka puasa bersama.

Habiburokhman dari tim advokasi Prabowo-Hatta mengatakan, persoalan yang akan digugat antara lain adanya sekitar 52.000 dokumen Cl (hasil rekapitulasi pemungutan suara di tempat pemungutan suara) yang diduga invalid. Invalid ini berarti dokumen Cl yang dimiliki saksi Prabowo-Hatta tidak sama dengan yang ada di KPU.

Masalah lain, lanjut Habiburokhman, adalah dugaan tidak dilaksanakannya rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta oleh KPU DKI Jakarta terkait pengecekan ulang daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb) di 5.802 TPS serta dugaan pemilu fiktif di 15 kabupaten/kota di Papua.

Anggota Bawaslu, Nelson Simanjuntak, mempersilakan tim Prabowo-Hatta mengajukan gugatan ke MK. Namun, dia menegaskan, tidak betul ada pemilu fiktif di banyak kabupaten/kota di Papua. Dia juga membantah ada puluhan ribu dokumen Cl yang disebut invalid.

Terkait pengecekan terhadap 5.802 TPS di DKI Jakarta, anggota Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri menegaskan, “Kami hanya merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di 13 TPS.”

Berjalan baik
Secara terpisah, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia Otto Hasibuan menuturkan, gugatan yang dilakukan Prabowo-Hatta merupakan cara yang disediakan oleh konstitusi. Namun, penggugat hams bisa membuktikan adanya kecurangan, seperti tentang 52.000 C1 yang diduga invalid.

Menurut Otto, kerja keras penyelenggara pemilu dalam Pilpres 2014 wajib diapresiasi. Hal ini disebabkan meski ada kekurangan, secara keseluruhan pilpres berjalan sesuai aturan.

Secara terpisah, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Hafid Abbas menuturkan, rekapitulasi suara yang dapat diikuti dan diakses publik, serta temuan pelanggaran yang segera ditindaldanjuti dengan melakukan koreksi atau PSU, merupakan bentuk profesionalisme KPU dan Bawaslu yang layak diapresiasi.

“Pemilu presiden kemarin memperlihatkan bangsa ini sudah cukup dewasa dalam berdemokrasi. Gesekan dan perselisihan tak sampai terjadi secara fisik. Ini modal penting pembangunan ke depan,” kata Hafid.

Pilpres yang aman, damai, dan lancar dipandang menjadi modal penting pembangunan. Ke depan, sejumlah persoalan, seperti di bidang ekonomi, hukum, dan HAM, mendesak segera diselesaikan oleh pemerintahan mendatang.

Kompas 25 Juli 2014 Page 5 oleh EDN/APA/A07/A12
Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s