Home » PAGE 5.7 - ISLAM dan Muslim Indonesia » Baha'i » Fakta-fakta Seputar Agama Bahai

Fakta-fakta Seputar Agama Bahai

[Pewartaekbis.com] Agama Baha’i akhirnya diakui oleh Menteri Agama RI sebagai agama baru di Indonesia di luar 6 agama yang sudah diakui sebelumnya, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

Keputusan itu dikuatkan oleh Konstitusi yaitu Pasal 28E dan Pasal 29 UUD 1945, serta berdasar UU 1/PNPS/1965, bahwa Agama Baha’i dan penganutnya   mendapat jaminan dari negara dan dibiarkan adanya sepanjang tidak melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berikut fakta-fakta seputar agama Baha’i yang perlu Anda ketahui:

Agama Baha’i bukan agama baru, agama monoteistik ini sudah ada dan lahir di Persia atau Iran pada abad 19, pendirinya bernama Bahaullah.

Bahaullah dianggap sebagai Perwujudan Tuhan yang terbaru. Dia mengaku sebagai pendidik Ilahi yang telah dijanjikan bagi semua umat dan yang dinubuatkan dalam agama-agama dunia.

Bahaullah dianggap sebagai Perwujudan Tuhan yang terbaru. Dia mengaku sebagai pendidik Ilahi yang telah dijanjikan bagi semua umat dan yang dinubuatkan dalam agama

Pada awal abad 21, jumlah penganut Bahai sekitar enam juta orang yang tersebar di seluruh dunia. (sumber : situs resmi agama Baha’i)

Bahai masuk ke Indonesia sekitar tahun 1878. Agama itu dibawa oleh dua orang pedagang dari Persia dan Turki, yaitu Jamal Effendi dan Mustafa Rumi.

Rumah ibadah Bahai dinamakan Mashriqul-Adhkar atau Tempat-terbit pujian kepada Tuhan. Tempat itu untuk berdoa, meditasi dan melantunkan ayat-ayat suci Bahai dan agama-agama lain. Rumah ibadah Bahai ini terbuka bagi orang-orang dari semua agama.

Penganut agama Baha’i mempunyai ritual ibadah sembayang satu kali selama sehari. Sembayangnya berkiblat ke Gunung Karmel atau Karamel di Israel.

Hingga kini, setidaknya sudah ada tujuh rumah ibadah Bahai di seluruh dunia ; di New Delhi, India; Kampala, Uganda; Frankfort, Jerman; Wilmette, Illinois, Amerika Serikat; Panama City, Panama; Apia, Samoa Barat; dan Sydney, Australia

Agama Bahai memiliki sembilan hari besar yang dirayakan oleh masyarakat Bahai yang memperingati peristiwa-peristiwa khusus dalam sejarah Bahai.

Saat ini agama ini sedang terus dikaji oleh menteri Agama dan Menteri Dalam negeri.

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s