Home » PAGE 5.4 - Domestik Politik » Politik dan Pilpres 2014 » Jokowi: Demokrat dan PAN Merapat

Jokowi: Demokrat dan PAN Merapat

Demokrat mengklaim Jokowi hanya untuk mendapatkan kursi pimpinan DPR.

JAKARTA — Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada dua partai dari koalisi Merah Putih yang sudah melakukan proses penjajakan untuk bergabung dalam koalisinya. Dua partai itu, yakni Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).

“Nih, saya ngomong apa adanya. Kemungkinan PAN dan Demokrat. Itu kemungkinan,” ujar Gubernur DKI Jakarta tersebut sebelum meninggalkan Balai Kota DKI, Selasa (19/8). Menurut Jokowi, proses penjajakan hingga saat ini masih berIangsung.

Mantan wali kota Solo itu mengatakan, is juga tetap memberikan syarat tanpa syarat pada dua partai yang ingin bergabung tersebut. Koalisi tanpa syarat, yaitu kedua partai tidak boleh meminta jatah kursi menteri. “Ini masih dalam proses. Moga-moga cepat rampung,” kata dia.

Apabila Demokrat dan PAN resmi bergabung, kekuatan pemerintahan Jokowi-JK di parlemen akan semakin kuat. Jokowi menilai, hal itu akan berdampak positif pada kelancaran program-program kerjanya mendatang. “Tentu saj a, program yang ada bisa terakomodasi di situ,” ujar dia.

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, perlu lima partai pendukung untuk mendapatkan kursi pimpinan DPR. Sekarang ini, kata dia, hanya empat parpol pendukung Jokowi-JK yang mendapatkan kursi di DPR.

Penguasaan di parlemen akan membantu Jokowi menjalankan roda pemerintahan. “Ini bukan soal koalisi gemuk atau ramping, namun bagaimana efektivitas di roda pemerintahan,” kata Hasto. Karena itu, kubu Jokowi siap membuka pintu bagi parpol baru yang akan bergabung.

Menurut dia, kepentingan parpol harus bersatu demi harapan rakyat setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan. Perbedaan se-lama masa pemilihan presiden (pilpres) sudah selesai karena ini menyangkut aspek yang lebih besar untuk bergotong royong membangun bangsa.

Ketua DPP PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menambahkan, tidak ada koalisi permanen. Politik bergerak dinamis sehingga peluang parpol nonpengusung Jokowi-JK bergabung terbuka lebar. “Selama mereka mau mendukung kebijakan Jokowi-JK, tidak masalah,” kata dia.

Ketua Bapilu DPP Nasdem Ferry Mursyidan Baldan mendukung langkah Jokowi berkomunikasi dengan partai-partai nonpengusung. Sekretaris Fraksi PKB Hanif Dhakiri menambahkan, pemerintah membutuhkan dukungan mayoritas di parlemen.

Dia mengatakan, Jokowi membutuhkan dukungan 50 persen plus satu agar programnya tidak terganjal. “Setidaknya dari 560 orang anggota dewan, kita butuh 281 dukungan yang memihak ke Jokowi-JK di DPR. Dengan begitu, pemerintahan bisa efektif,” ujar Hanif.

Demokrat bantah
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua membantah partainya merapatkan dukungan kepada Jokowi-JK. Jokowi berada di bawah kendali PDI Perjuangan yang selama ini selalu berbeda pandangan dengan Demokrat. “Jokowi di bawah kontrol PDIP. Selama ini hubungan Demokrat dan PDI Perjuangan bagaimana? Banyak berbeda,” kata dia.

Max juga menyatakan, DPP Demokrat mengadakan rapat internal pada Selasa (19/8) sore. Dalam rapat itu, Max menyatakan, tidak ada pembahasan soal pemberian dukungan kepada Jokowi-JK. Demokrat masih berada dalam posisi netral.

Karena itu, Max menyatakan Demokrat siap memberikan masukan kepada Jokowi-JK jika berhasil menjadi presiden dan wakil presiden di pemerintahan mendatang. Namun, Demokrat juga tidak segan memberikan kritik.

Max menilai, pernyataan Jokowi hanya taktik mencari dukungan di parlemen untuk mendapat kursi pimpinan DPR. “Tidak mungkin kami ke Jokowi-JK. Orang itu hanya berhara”p mengambil kekuatan di parlemen,” ujar dia.

PDI Perjuangan sedang berupaya mendapatkan kursi ketua DPR. Upaya yang dilakukan seperti mengajukan uji materi Undang-Undang MPR, DPR, DPR, dan DPRD (MD3) ke MK. ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani menjadi kandidat terkuat ketua DPR dari PDI Perjuangan.

Puan mengaku bersyukur apabila dia dianggap pantas menempati posisi pimpinan DPR. Namun, dia mengatakan posisi pimpinan DPR bukan tujuan utama PDI Perjuangan. “Karena buat kami adalah bagaimana mengembalikan hak kami pemenang pemilu untuk menjadi ketua DPR,” kata dia.

Jika gugatan tersebut ditolak MK, PDI Perjuangan harus berhadapan dengan Partai Golkar bersama Koalisi Merah Putih. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar Tantowi Yahya mengatakan, Golkar siap mengajukan kader terbaik untuk menjadi ketua DPR.

Lima kader yang mengincar kursi ketua DPR RI, yaitu Fadel Muhammad, Agun Gunanjar Sudarsa, Ade Komarudin, Setya Novanto, dan Erlangga Hartantto. “Belum tahu (siapa yang diajukan). Kami mau dengar konsep masing-masing dulu,” kata Tantowi.

PKS dan PPP juga sudah siap mengajukan kader terbaik mereka untuk mendapatkan jatah kursi pimpinan DPR. Pimpinan DPR terdiri dari satu ketua dan empat wakil. Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edy menyatakan, PAN sudah menyiapkan dua politikus senior untuk mengisi posisi flimpinan DPR. “Yang cukup senior Pak Zulkifli Hasan dan Taufik Kurniawan.” ■ andi mohammad ikhbal/erdy nasrut ed: ratna puspita

Republika 20 Agustus 2014 Page 3
Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s