Home » PAGE 5.3 - Tokoh Indonesia » Prabowo Subianto » Editorial Republika 21/8, "Lapang Dada"

Editorial Republika 21/8, "Lapang Dada"

Hiruk-pikuk Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 yang diselenggarakan pada 9 Juli akan segera diketahui keputusan finalnya pada Kamis (21/8) ini. Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan tim pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tim pasangan Prabowo-Hatta menilai, penyelenggaraan Pilpres 2014 telah terjadi kecurangan dan pelanggaran secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Sebelumnya, KPU memutuskan bahwa pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpresl 9 Juli 2014 dengan perolehan 53,15 persen (70.997.833 suara), sedangkan pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 46,85 persen (62.576.444 suaral. Atas hal ini, pasangan Prabowo-Hatta yang tak puas dengan hasilnya menuding ada kecurangan dan pelanggaran secara terstruktur, sistematis, dan masif pada pilpres lalu? Pertanyaannya kemudian, benarkah ada pelanggaran dan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif? Tentunya, perlu pembuktian yang kuat untuk hal ini. Dan, majelis hakim MK yang sudah menguji dan mendengarkan keterangan para saksi tentu telah mengambil kesimpulan hasil penyelenggaraan Pilpres 2014, apakah telah terjadi pelanggaran secara terstruktur, sistematis, dan masif, sebagaimana ditudingkan pasangan Prabowo-Hatta, atau sebaliknya, tudingan itu tak terbukti.

Sejumlah pengamat dan para pihak banyak yang mencoba memprediksi keputusan yang akan diambil para hakim konstitusi. Ada yang mengatakan, hakim MK akan menolak permohonan yang diajukan pasangan Prabowo-Hatta dengan alasan tak terbukti pelanggaran secara terstruktur, sistematis, dan masif. Selain itu, ada pula yang menyatakan, hakim MK akan mengabulkan permohonan Prabowo-Hatta. Jika ini diambil maka akan ada pemilihan ulang di seturuh witayah Indonesia. Pihak tainnya berpendapat, para hakim MK akan mengambil keputusan yang akomodatif demi menyelamatkan ‘negeri’ dari ambang perpecahan. Keputusan itu adalah mengabulkan sebagian tuntutan pemohon. Bila keputusan ini yang diambil maka diprediksikan akan ada pemilihan ulang pada sebagian wilayah Indonesia.

Terlepas dari apa pun keputusan hakim konstitusi dalam menyelesaikan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang diajukkan pasangan Prabowo-Hatta ini, kita semua berharap para pihak dan seturuh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Sebab, pertikaian yang terjadi hanya akan menjadi pintu bagi retaknya hubungan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Seat ini, kita telah menyaksikan, hubungan persahabatan, pertemanan, bahkan kekeluargaan, turut retak dan terkoyak karena berbedanya pilihan saat pilpres lalu. Antar saudara pun saling bermusuhan dengan saudara lainnya. Hubungan antartetangga juga menjadi rusak karena sentimental terhadap pilihan masing-masing.

Mantan presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah mengatakan, tak ada jabatan di dunia ini yang harus dipertahankan secara mati-matian. Tak ada jabatan, pangkat, dan kedudukan yang kekal (abadi). Karena itu, kepada semua pihak, mari kita menghargai dan menghormati keputusan majelis hakim konstitusi terkait PHPU Presiden/Wakil Presiden. Apa pun hasilnya, itulah yang terbaik. Kita yakin dan percaya, para hakim konstitusi akan berupaya semaksimal mungkin mengambil keputusan yang terbaik bagi para pihak. Dan, keputusan itu, insya Allah, akan diambil sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Tak perlu ada intervensi kepada para hakim, para pihak terkait, maupun lainnya. Sebab, mereka punya mata, telinga, hati, dan akat sehat untuk menyelesaikan perselisihan itu.

Republika 21 Agustus 2014 Page 6

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s