Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Republika » Sikap PAN Tunggu Putusan MK

Sikap PAN Tunggu Putusan MK

JAKARTA — Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil Pemilihan Presiden 2014 bakal mempengaruhi sikap politik Partai Amanat Nasional (PAN). Sikap politik PAN terhadap pemerintah mendatang akan ditentukan seusai perayaan hari jadi PAN ke-16 pada 23 Agustus 2014.

Sekretaris Jenderal DPP PAN Taufik Kurniawan mengatakan, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dan Ketua Majelis Pertimbangan PAN bakal memberikan arahan terkait sikap PAN kepada seluruh PAN dalam kesempatan itu. Hingga kemarin, PAN masih menunggu putusan MK yang bakal dibacakan Kamis (21/8).

Karena itu, PAN belum memutuskan apakah bertahan di koalisi Merah Putih atau mengalihkan dukungan kepada Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). “Kami sedang menunggu keputusan MK,” ujar dia, Rabu (20/8).

Taufik mengatakan, apa pun sikap politik yang dipilih, PAN tetap akan mengedepankan etika politik. Menurut dia, perbedaan sikap politik harus bisa disikapi secara dewasa. “Tidak lantas beda pendapat dengan cemberut, namun ada kedewasaan berpolitik,” kata dia.

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, PAN termasuk dua partai dari koalisi Merah Putih yang sudah melakukan proses penjajakan untuk bergabung dalam koalisinya. “Kemungkinan PAN dan Demokrat. Itu kemungkinan,” ujar dia, Selasa (19/8).

Jokowi membutuhkan partai baru untuk menguasai parlemen. PDI Perjuangan juga menginginkan jabatan kursi DPR. Namun, keinginan PDI Perjuangan bisa terganjal Koalisi Merah Putih.

Jika tetap solid hingga DPR periode mendatang dilantik maka Koalisi Merah Putih diprediksikan bakal memenangkan perebutan pimpinan DPR. Koalisi Merah Putih yang mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terdiri dari PAN, Gerindra, Golkar, PKS, dan PPP.

Partai-partai dalam Koalisi Merah Putih sudah menyatakan keinginan mendapatkan kursi pimpinan DPR. Partai Golkar menginginkan ketua DPR dan sudah menyiapkan lima kader terbaiknya. PKS, PPP, dan PAN juga sudah siap mengajukan kader terbaik mereka untuk mendapatkan jatah kursi pimpinan DPR.

Direktur Eksekutif PolcoMM Institute Heri Budianto memperkirakan putusan MK akan membuka babak baru pertarungan politik. “Apa pun keputusan MK akan berakibat kondisi politik memanas kembali,” kata dia.

Heri melihat kubu Prabowo-Hatta masih akan menggunakan instrumen politik seperti pembentukan panitia khusus di DPR. Elite politik pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla juga akan melakukan maneuver.

Politikus Partai Golkar, Agung Laksono, berharap, partainya memindahkan dukungan kalau MK mengukuhkan Jokowi-JK sebagai pemenang pilpres.

Republika 21 Agustus 2014 Page 3 oleh Muhammad Akbar Wijaya, Irfan Fitrat

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s