Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Koran Tempo » Kebakaran Pipa Pertamina Libatkan Orang Dalam

Kebakaran Pipa Pertamina Libatkan Orang Dalam

Empat tersangka masih menjadi buron.

BANDUNG
— Wakil Kepala Polda Jawa Barat, Brigadir Jenderal Rycko Amelza Dahniel, mengatakan kebakaran pipa solar milik Pertamina diduga melibatkan petugas Pertamina. “Dan keterangan saksi kunci, diketahui siapa yang melakukan, mengerjakan, dan membiayai pencurian solar serta siapa yang bekerja sama dengan orang dalam Pertamina,” kata Rycko di Bandung kemarin.

Rycko tidak menjelaskan siapa orang dalam Pertamina yang dimaksudkannya. Menurut dia, saat ini polisi masih memburu Para tersangka. Di lokasi kejadian, polisi mendapatkan beberapa alat bukti. Salah satunya penemuan potongan pipa pelindung utama pipa Pertamina yang dilubangi, atau illegal tapping, untuk mencuri solar tersebut. “Pelindung pipa utama itu ditemukan di salah satu tempat, 2 kilometer dari tempat kejadian illegal tapping itu.”

Menurut Rycko, dari temuan pipa pelindung itu, polisi mendapatkan saksi kunci yang membuka dugaan keterlibatan orang dalam Pertamina daldm pencurian solar itu.

Rycko mengatakan pencuri BBM ini mengincar pipa di sekitar patok yang sengaj a dipasang Pertamina untuk memudahkan pemeliharaan dan pemeriksaan penyaluran BBM dalam pipa itu. Modusnya, di atas tanda patok dibangun waning semipermanen, lalu bagian dalam Warung itu digali.

Kasus pencurian BBM dengan modus serupa, yakni mengincar pipa saluran di Subang, mirip kejadian di Sumatera Selatan. Tapi Rycko tidak merinci kemiripan dua kasus itu.”Sudah ada beberapa tersangka, bahkan ada empat tersangka yang masih kami kejar dan masuk DPO (daf tar pencarian orang).”

Assistant Manager External Relation
Marketing Operational Region III PT Pertamina, Milla Suciyani, mengatakan belum mengetahui perkembangan penyidikan polisi yang mengaitkan peristiwa kebakaran pipa solar di Subang dengan dugaan keterlibatan orang dalam Pertamina. “Kita ikuti proses dari kepolisian.”

Saat ini, perbaikan pipa Pertamina yang meledak di Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Subang, itu sudah rampung pada Sabtu pekan lalu. “Pada penyaluran awal, flow rate diatur pada kecepatan 380 kiloliter per jam dan akan terus ditingkatkan kecepatannya,” kata Milla.

Kebakaran pipa pada Kamis pekan lalu itu menyebabkan tiga orang tewas dan empat orang terluka. Korban meninggal berasal dari satu keluarga, yaitu Syamsudin, Ismail, dan Jaka. Ledakan pipa membuat solar yang terbakar mengalir ke area persawahan. Sebagian lagi masuk ke Sungai Batang dan melalap rumah panggung milk Syamsudin yang berjarak 1 kilometer dari lokasi kejadian dan satu rumah Asnah. • [Eni Saeni]

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s