Home » PAGE 5.4 - Domestik Politik » Politik dan Pilpres 2014 » Hatta Dekati Jokowi-Kalla

Hatta Dekati Jokowi-Kalla

Gerindra meminta agar partai pendukung Prabowo tidak diutak-atik.

JAKARTA — Petinggi Partai Amanat Nasional makin intensif berkomunikasi dengan presiden terpilih Joko Widodo. Senin malam lalu, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa bertemu dengan Jokowi di rumah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Permata Hijau, Jakarta Selatan, untuk menyampaikan ucapan selamat kepada presiden terpilih dan bersilaturahmi. “Kompetisi telah selesai. Selesai,” kata Hatta Rajasa setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhonono di Cikeas, Bogor, kemarin.

Saat pemilihan presiden yang lalu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, sebagai calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung Koalisi Merah Putih, bertarung melawan Jokowi-Jusuf Kalla, yang disokong PDI Perjuangan, PartaiKebangkitanBangsa, Partai NasDem, dan Partai Hanura. Koalisi Merah Putih terdiri atas Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Persatuan Pembangunan. Demokrat belakangan juga mendukung PrabowoHatta.

Jokowi berulang kali menyebutkan PAN termasuk partai yang berpotensi bergabung dalam pemerintahan JokowiKalla. “Bahwa dari Koalisi Merah Putih yang ada di pemerintahan, itu biasa. Proses demokrasi memang harus dibangun,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN Zulkifli Hasan, yang mendampingi Hatta dalam pertemuan terse-but. Jika PAN benar-benar bergabung ke pemerintahan Jokowi-Kalla, Koalisi Merah Putih akan terancam pecah.

Hatta, menurut Zulkifli, juga akan bertemu dengan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla untuk mengucapkan selamat. Sejak kemenangan Jokowi-Kalla diperkuat oleh putusan Mahkamah Konstitusi pada 21 Agustus lalu, belum ada satu pun pimpinan partai dari Koalisi Merah Putih, termasuk Prabowo, yang mengucapkan selamat secara terbuka kepada Jokowi-Kalla.

Walau sudah bertemu dengan Jokowi, Hatta mengatakan partainya belum bisa menentukan sikap politik terhadap pemerintah Jokowi-Kalla. “PAN punya mekanismenya sendiri (untuk mengambil keputusan),” kata Hatta.

Jokowi juga belum mem beri kepastian ihwal bergabungnya PAN ke pemerintahnya. “Masih dalam proses. Nanti kalau sudah dekat, saya akan ngomong,” kata dia. Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga, menyebut pertemuan kedua politikus itu sebagai sinyal positif merapatnya PAN ke koalisi penyokong Jokowi-Kalla.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, meminta Jokowi-Kalla tak mengganggu kesolidan Koalisi Merah Putih. “Tak perlu mengutak-atik partai politik (anggota Koalisi), apalagi menawarkan segala macam,” kata dia. Jokowi mengatakan, jika ingin negara Indonesia maju, lebih baik bergerak bersama. “Kalau enggak (mau diajak bergabung), saya kan enggak bisa maksa-maksa,” ujar dia. • [Nurhasim]

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s