Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Media Indonesia » BRI Gandeng 3.569 BKD

BRI Gandeng 3.569 BKD

BKD yang berada Bandung, Yogyakarta, Malang, Semarang, dan Surabaya berperan sebagai agen branchless banking BRI.

PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk menggandeng 3.569 badan kredit desa (BKD). Langkah itu dilakukan bank berlaba terbesar di Indonesia tersebut untuk mendorong penyaluran kredit ke segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dalam negeri.

Direktur UMKM BRI Djarot Kusumayakti mengatakan 3.569 BKD tersebut berada di wilayah kerja 59 kantor cabang BRI yang tersebar di lima kantor wilayah BRI, yakni Bandung, Yogyakarta, Malang, Semarang, dan Surabaya. BKD itu berberan sebagai agen kantor tanpa cabang (branchless banking) BRI.

“Kami mengharapkan, jalinan ini mampu memberikan kontribusi maksimal kepada setiap pihak untuk lebih berkembang serta melayani kebutuhan pendanaan masyarakat khususnya di wilayah perdesaan,” ujar Djarot saat penandatanganan nota kesepahaman dengan Asosiasi Badan Kredit Desa (ABKD) di Jakarta, kemarin.

Sebagai agen, BKD dapat memanfaatkan perangkat milik BRI berupa fitur-fitur saluran elektronoik (electronic channel) BRI dalam pemberian j asa perbankan kepada masyarakat. “Dengan begitu, terbuka akses pendanaan bagi sektor usaha mikro. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan di wilayah pedesaan, dan BKD berkontribusi terhadap upaya tersebut,” imbuh dia.

Menurut Djarot, kerja sama tersebut dibuat untuk meningkatkan hubungan antara perseroan dan BKD yang telah terjalin kurang lebih selama 80 tahun.

Hingga Juli 2014, bank berkode emiten BBRI itu telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada 274 BKD dengan nilai portofolio Rp20,6 miliar. Besaran kredit itu tumbuh 24,84% dari posisi akhir tahun lalu Rp16,5 miliar.

Kredit Sorong
Seiring dengan upaya peningkatan kredit ke sektor mikro, BRI juga mendorong pembiayaan ke masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur. Buktinya ialah realisasi kredit di Sorong, Papua Barat yang hingga Juli 2014 sebesar Rp1,2 triliun.

“Hingga akhir tahun ini, BRI Sorong membidik kredit Rp1,251 triliun, tumbuh 20% secara tahunan,” sebut Kepala Kantor BRI cabang Sorong Rapiuddin saat ditemui Media Indonesia, di Sorong, Papua Barat, kemarin.

Ia menyebutkan jumlah nasabah diproyeksikan bertambah hingga 21 ribu rekening. Adapun hingga saat ini berjumlah 17 ribu rekening. “Realisasi kredit di Sorong ini, BRI menguasai dengan pangsa pasar (market share) 28,10%,” klaim dia.

ketiga ditargetkan sebesar Rp1,36 triliun. Hingga Agustus 2014 mencapai Rp1,002 triliun. Dengan nilai DPK tersebut, BRI mencatat market share 19,31% di sana.

Menurut Rapiuddin, tingginya pangsa pasar DPK dari BRI menunjul(kan kinerja positif. Sebab persaingan perbankan dalam perebutan simpanan masyarakat terbilang tinggi. Bank besar dan kecil beroperasi untuk menghimpun dana warga, selain dana pemda yang telah disimpan pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua.

“Target tersebut akan terlampaui seiring dengan pertumbuhan perekonomian. Wilayah Sorong memiliki pertumbuhan ekonomi terbaik di Papua,” tandasnya. (Bow/E-5) / DERO IQBAL MAHENDRA

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s