Home » PAGE 5.2 - International News » ISIS » Obama Berjanji Buru ISIS

Obama Berjanji Buru ISIS

Tentara Suriah menyerang ISIS di Kota Raqqa.

BAGDAD — Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjanji akan lebih keras dalam menangani kelompok militan Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS). Menurut Obama, AS dan sekutunya hams bertindak tegas.

“Saya hanya ingin rakyat Amerika memahami ancaman yang kita hadapi dan bagaimana menghadapinya. Kami memiliki keyakinan akan mampu menghadapinya,” kata Obama dalam sebuah wawancara dengan NBC dalam program Meet the Press, yang tayang kemarin. “Tahap berikutnya adalah mulai melakukan serangan.”

Pernyataan ini disampaikan Obama setelah jet tempur AS melancarkan empat serangan ke dekat Waduk Haditha, Provinsi Al Anbar, sekitar 240 kilometer barat laut Bagdad, Ahad pagi kemarin. DepartemenPertahananAmerika Serikat, kemarin, mengatakan serangan tersebut bertujuan mengusir kelompok ISIS —kini bernama Islamic State (IS)—yang ingin menguasai waduk tersebut.

Waduk Haditha, yang menampung air dari Sungai Tigris, saat ini dikuasai tentara Irak. “Berdasarkan permintaan pemerintah Irak dan untuk melindungi personel dan fasilitas AS, pesawat AS menyerang posisi ISIS di dekat Waduk Haditha,” kata Sekretaris Pers Pentagon, Laksamana Muda John Kriby.

Ini merupakan serangan pertama AS di Provinsi Anbar, yang dikuasai ISIS, sejak sembilan bulan lalu. Obama memberi wewenang kepada Pentagon untuk melakukan serangan udara pada 8 Agustus lalu.

Hingga kemarin, AS telah melancarkan lebih dari 133 serangan udara, sebagian besar di wilayah utara Irak. Obama tidak menjelaskan apakah AS juga akan menyerang ISIS yang juga menguasai Suriah.

“Strategi di Irak dan Suriah akan memburu dan melenyapkan anggota ISIL dan aset mereka di mana pun itu,” kata Obama, yang menggunakan istilah ISIL untuk menyebut ISIS.

Sebelumnya, AS membantu pejuang Kurdi, Peshmerga, menguasai kembali Waduk Mosul yang sempat dikuasai ISIS pada Agustus lalu. Serangan lain dilakukan untuk pembebasan etnis minoritas Yazidi yang terjebak di Gunung Sinjar, melindungi warga dan fasilitas AS di Irbil— ibu kota Kurdiserta membombardir pengepungan ISIS terhadap Kota Amirli, Ditrik Tooz, Provinsi Salahaddin.

Pada saat yang bersamaan, pemerintah Suriah juga menyerang wilayah perbatasan yang dikuasai ISIS. Serangan di wilayah Raqqa, provinsi timur laut yang dikuasai ISIS, menewaskan 31 orang.

“Tentara Suriah melakukan delapan serangan udara ke Raqqa dan sekitarnya,” kata Rami Abdel Rahman, Direktur Syrian Observatory for Human Rights, lembaga yang bermarkas di London, Inggris. Ia mengatakan 15 anggota ISIS dan 16 warga sipil tewas, termasuk tiga anak-anak dan dua perempuan.

Meski hams menghadapi kelompok pemberontak, Presiden Suriah Bashar al-Assad memerintahkan angkatan udaranya melancarkan serangan di wilayah utara dan timur Suriah yang dikuasai ISIS. Sayangnya, serangan sexing kali juga menewaskan warga sipil.

Kondisi ini menambah remit situasi di Suriah yang dilanda perang saudara sejak Maret 2011 guna menuntut mundurnya Assad. Menurut PBB, setidaknya 191 ribu orang tewas di Suriah dalam tiga tahun terakhir. [Raju Febrian]

Republika 8 Sep 2014 Page 5, Berita Utama

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s