Home » PAGE 5.8 - Provinsi DKI Jakarta » Jakarta Metropolitan » Akses Bandara Soekarno-Hatta : Tangerang Siapkan Terminal Terpadu

Akses Bandara Soekarno-Hatta : Tangerang Siapkan Terminal Terpadu

Check-in pesawat bisa dilakukan di terminal.

TANGERANG— Pemerintah Kota Tangerang tengah membangun terminal terpadu Batu Ceper di Tanah Tinggi, Kota Tangerang. “Terminal ini akan terhubung langsung dengan Bandara SoekarnoHatta,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Said Endrawiyanto, kemarin.

Konsep terminal terpadu, menurut Said, nantinya akan dilengkapi dengan stasiun kereta, terminal bus antarkota, angkutan bus dalam kota, terminal angkutan umum, pusat belanja, restoran, pusat bisnis, ruang terbuka hijau, dan tempat penitipan kendaraan pribadi (park and ride). Anggaran pembangunan yang disiapkan mencapai Rp 7 miliar. “Secara konsep dan desain, terminal ini sudah bukan seperti terminal,” kata Said. “Bahkan, nantinya proses check-in penumpang pesawat cukup dilakukan di dalam terminal.”

Menurut Said, tahap pertama pembangunan terminal terpadu adalah bagian yang akan dilakukan sendiri Pemerintah Kota Tangerang dengan biaya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah. Pembangunan tahap II berupa stasiun kereta api yang akan dikerjakan PT Kereta Api Indonesia serta penataan terminal, meliputi pembangunan jembatan penghubung terminal dan stasiun.

“Pembangunan termninal terpadu ini diperkirakan akan rampung pada 2016 berbarengan dengan beroperasinya kereta bandara yang menghubungkan Jakarta-Bandara Soekarno-Hatta,” kata Said. “Selain kereta api, nantinya terminal ini akan dihubungkan dengan monorel, tol Jakarta Outer Ring Road II Kunciran-Bandara, dan Jalan STA 11.”

Dihubungi secara terpisah, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri S. Sunoko, mengatakan pengelola bandara juga sudah siap membangun stasiun kereta di area Bandara Soekarno-Hatta. Nantinya, menurut Tri, stasiun kereta api tersebut akan terhubung langsung dengan seluruh terminal kedatangan dan keberangkatan bandara. “Kami targetkan paling lambat 2016 stasiun kereta bandara sudah selesai dikerjakan,” kata

Adapun PT Railink, perusahaan yang membangun jalur kereta Jakarta Bandara Soekarno-Hatta, optimistis pembebasan lahan Bakal rampung tahun ini. Total panjang jalur yang dibutuhkan adalah 12,3 kilometer. “Sedangkan 6 kilometer sudah tidak perlu dibebaskan karena masuk ke area PT Angkasa Pura II,” kata Direktur Utama PT Railink, Muhammad Nurul Fadillah.

Fadillah mengakui proses pembebasan lahan ini meleset 1,5 bulan dari target awal karena berbenturan dengan pemilihan umum dan pemilihan presiden. Saat ini, PT Railink telah menempatkan 30 ribu batang beton untuk pembangunan jalur kereta api yang sudah ada di pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta. “Rel dari Jepang akan datang, bulan depan,” katanya.

PT Railink menargetkan awal 2016 jalur kereta api Jakarta-Bandara Soekarno-Hatta semuanya sudah terhubung dan kereta sudah bisa beroperasi. Jalur kereta itu akan dibangun dari Poris Plawad, Kota Tangerang, hingga Bandara Soekarno-Hatta. Total lahan yang akan dibebaskan seluas 30,36 hektare, terdiri atas 700 bidang lahan di delapan kelurahan dalam lima kecamatan di Kota Tangerang. [Nur Haryanto]

Koran Tempo 9 Sep 2014

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s