Home » PAGE 5.4 - Domestik Politik » Koalisi Merah Putih » Partai Penyokong Prabowo Berbalik Arah

Partai Penyokong Prabowo Berbalik Arah

JAKARTA — Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Dj ohan, mengatakan perilaku fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat terhadap ketentuan pemilihan kepala daerah memang berubah-ubah . Sebelumnya, hanya Fraksi Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan yang mendukung klausul pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Adapun Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, kata dia, mendukung pemilihan bupati dan wali kota oleh DPRD, tapi menolak pemilihan gubernur oleh Dewan. Sisanya, menolak keduaduanya.. “Itu posisi terakhir sebelum pemilihan presiden beberapa waktu lalu,” ucap Djohermansyah di kantornya, kemarin.

Apabila DPR bersepakat dengan pemilihan kepala daerah dilakukan melalui DPRD, dia akan melakukan sejumlah antisipasi. “Di antaranya melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi,” ujar dia. KPK, menurut Djohermansyah, akan mengikuti proses pemilihan kepala daerah di DPRD dari awal hingga akhir. Begitu ada transaksi jual-beli suara, kata dia, KPK langsung menindak. “Siapa yang tertangkap akan dicoret hak politiknya.”

Perubahan sikap sejumlah fraksi mengemuka ketika rapat antara pemerintah dan Panitia Kerja RUU Kepala Daerah di Wisma DPR di Kop.o, Puncak, Bogor, pada 1-3 September lalu. Dari catatan rapat yang diperoleh Tempo, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, dan Fraksi Hanura konsisten menolak.

Sedangkan fraksi yang berbalik arah adalah Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golkar, dan Fraksi Partai Amanat Nasional. Bersama dengan Demokrat, PKS, dan PPP, tiga partai itu adalah penyokong Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam pemilihan presiden yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih.

Belum sepekan, sikap PKS berubah. Semula menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD, PKS kini batik mendukung opsi itu. Menurut .anggota Fraksi PKS dari Komisi Pemerintahan DPR, Agus Purnomo, perubahan sikap ini terkait dengan suara mayoritas Koalisi Merah Putih yang mendukung pemilihan kepala daerah melalui DPRD. “Sikap awal itu didasari aspirasi. Setelah melalui kajian, PKS memutuskan sebaliknya,” kata dia.

Wakil Ketua Umum Gerindra Padli Zon menyatakan Koalisi Merah Putih berhasrat menguasai kursi kepala daerah melalui perubahan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Jika pengambilan keputusan soal ini berujung voting, opsi yang didukung Koalisi Merah Putih, yang menguasai 353 dari 560 kursi, yang akan dipilih. • TWA PRIMANDARI I RIDHO JUN PRASETY0I MUNAWWAROH

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s