Home » PAGE 5.1 - TNI, Militer, Atase » TNI Polri » Bentrok dengan Oknum TNI, Kanitreskrim Tewas

Bentrok dengan Oknum TNI, Kanitreskrim Tewas

REPUBLIKA — Kanitreskrim Polsek Nusaniwe, Ambon, Maluku, Aiptu Paulus Lekatompessy meninggal dunia akibat dianiaya sekelompok orang pada Selasa (30/9) dini hari. Pengeroyokan itu dipicu bentrok antara Paulus dan seorang anggota Kodam XVI/Pattimura, Ambon.

“Kasus itu sampai sekarang masih diselidiki Poires Ambon di-backup Polda Maluku,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Agus Rianto di ruang Mabes Polri, Selasa (30/9).

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto, kejadian bermula saat Paulus melayat orang meninggal di Kota Ambon, Senin (29/9) malam. Pada Selasa (30/9) dini hari yang bersangkutan terlibat percekcokan dengan seseorang dan dikeroyok hingga tewas.

AguS mengatakan, kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap lima orang dan masih berlangsung untuk mengetahui motif penganiayaan.

Agus mengatakan, keterlibatan oknum TNI dalam pengeroyokan juga didalami. “Ada informasi menyebutkan nama., Tapi, kita harus membuktikan hal tersebut,” kata dia.

Di pihak lain, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen Fuad Basya mengatakari, TNI ikut mendalami kasus pengeroyokan tersebut. Menurutnya, berdasarkan keterangan Panglima Kodam XVI/Pattimura, anggota polisi yang tewas sedang dalam keadaan mabuk dan kemudian membubarkan acara orang meninggal. “Ada orang yang meninggal, di sana biasa ramai-ramai, kemudian pada saat bersamaan ada anggota polisi yang sedang mabuk kemudian membubarkan,” katanya.

Ia menuturkan, dalam acara itu terdapat anggota TNI yang kemudian memukul polisi tersebut dan menyuruh pulang. “Yang bersangkutan pulang, namun datang lagi dan dikeroyok masyarakat karena disuruh pergi nggak mau;” katanya.

Fuad mengatakan, penjelasan itu masih sifatnya sementara dan sepihak. Menurutnya, anggota TNI yang berada dalam acara tersebut sedang diperiksa. Termasuk, alasan pemukulan yang dilakukan.

Kapolres Ambon AKBP I Putu Bintang Juliana menuturkan, Paulus meninggal dunia setelah cekcok dengan Serka YL, anggota Kodam XVI/Pattimura di Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.

Bentrok tersebut menambah rangkaian bentrok antara oknum TNI-Polri belakangan. Sebelumnya, empat anggota TNI ditembak anggota Brimob Polda Kepulauan Riau di Batam. Mabes TNI menyatakan, hasil investigasi atas kejadian itu dipaparkan Rabu (1/10) ini. ■ c75/antara ed fitriyan zamzami

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s