Home » PAGE 5.1 - TNI, Militer, Atase » TNI Polri » Polisi Tewas Dikeroyok

Polisi Tewas Dikeroyok

Seorang Anggota TNI Diduga Terlibat

AMBON, KOMPAS — Ajun Inspektur Satu Paulus Lekatompessy (39), anggota Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, tewas akibat dikeroyok belasan pemuda di kompleks Asrama Militer Bentas, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Maluku, Senin (29/9) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas pada Selasa peristiwa itu bermula ketika Paulus melayat ayah teman anaknya di kompleks Asrama Militer BenKemudian, korban terlibat perkelahian dengan para pemuda di sana karena salah paham. Da-lam kondisi terluka, Paulus dibawa pulang dan akhirnya meninggal di rumahnya. Seorang oknum anggota TNI yang diketahui berinisial Sersan Mayor Y diduga terlibat dalam pengeroyokan itu.

Kepala Polres Pulau Ambon Jan Pulau-pulau Lease Ajun Komisaris Besar I Putu Bintang Juliana mengatakan, polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut. Beberapa pemuda yang terlibat dalam pengeroyokan itu masih diburu. Adapun Y sudah diserahkan kepada kesatuannya untuk diproses hukum.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak TNI. Kami juga berharap agar, proses hukum di internal TNI dilakukan secara terbuka dan pelaku diberikan hukuman sewajarnya. Kami anggota Polri di Polres Ambon berkabung atas peristiwa ini,” kata Bintang. Kemarin di Markas Polres Ambon dikibarkan bendera setengah tiang.

Dengan keterlibatan oknum anggota TNI itu, kata Bintang, pihaknya telah memerintahkan semua anggota Polri agar tidak bertindak sembarang dengan melakukan pembalasan, seperti yang terjadi di daerah lain. “Ini bukan persoalan antar-institusi, melainkan persoalan antar-pribadi atau oknum,” kata Bintang.

Secara terpisah, Panglima Komando Daerah Militer XVI Pattimura Mayor Jenderal Meris Wiryadi mengatakan, jika terbukti bersalah, oknum anggota TNI akan diberikan sanksi tegas. “Seluruh proses terkait masalah ini akan kami buka kepada publik. Seperti apa keterlibatan oknum anggota kami, itu masih dalam penyelidikan,” ujar Meris.

Segera tuntaskan
Kakak kandung korban, Denny Lekatompessy, juga meminta aparat kepolisian segera menangkap semua pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan itu. Polisi diminta segera menuntaskan kasus tersebut.

“Kami sangat menyayangkan adanya keterlibatan oknum anggota TNI dalam peristiwa itu. Aparat keamanan seharusnya bertindak lebih santun jika ada salah paham. Ini sangat berlebihan karena mengakibatkan jatuhnya korban jiwa,” katanya.

Sementara itu, terkait insiden penembakan anggota TNI oleh polisi di Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Edi Saputra Hasibuan mendesak agar investigasi kasus ini juga diarahkan pada pemberantasan praktik mafia bahan bakar minyak.

“Tidak juga hanya di Kepulauan Riau karena banyak kasus lain di daerah yang ternyata terkait bahan bakar minyak,” ujar-.nya di Balikpapan, Kalimantan Timur. (FRN/PRA)

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s