Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Koran Tempo » Penyusunan Kabinet, Kubu Prabowo Persoalkan Intervensi Megawati

Penyusunan Kabinet, Kubu Prabowo Persoalkan Intervensi Megawati

PDIP mengklaim hanya empat kadernya di pemerintah Jokowi.

JAKARTA — Partai koalisi pendukung Prabowo Subianto mengkritik penyusunan kabinet pemerintah Joko WidodoJusuf Kalla. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, mempertanyakan peran Ketua Umum Partai Demakrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam penyusunan kabinet kerj a pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“Mengapa hari-hari sekarang ini kegiatan terpusat di rumah pribadi Megawati?” kata Edhie Baskoro melalui siaran persnya kemarin. Siaran pers itu dikirim oleh staf Edhie Baskoro, David Christian. Menurut Ibas —panggilannya — kegiatan di rumah Megawati itu bisa menimbulkan pertanyaan masyarakat. Jokowi, kata Ketua Fraksi Partai Demokrat ini, bisa dianggap melanggar konstitusi jika yang menentukan komposisi kabinet adalah Megawati.

Rabu pekan lalu, pengumuman kabinet Jokowi dibatalkan. Jokowi malah mengikuti rapat di rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Megawati clisebut-sebut menyorongkan sejumlah nama untuk menjadi menteri. Antara lain putrinya, yakni Puan Maharani, Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo, serta bekas Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini Soemarno.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Demokrat, Agus Hermanto, mengatakan semua anggota Dewan, termasuk Edhie Baskoro, berhak mempertanyakan keputusan pemerintah sebagai bentuk pengawasan. Namun Agus tak mempersoalkan dugaan intervensi Megawati.

Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya, Desmond J. Mahesa, juga menuding Megawati mengintervensi penyusunan kabinet. Dia mencontohkan, Rini Soemarno tetap masuk dalam kabinet meskipun namanya diberi catatan merah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Rini merupakan orang dekat Megawati.”Memang sejak awal terlihat ada intervensi,” kata Desmond.

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, membantah tudingan bahwa Megawati mengintervensi Jokowi ketika menyusun kabinet. “Saya pikir (Megawati) tidak (mengintervensi),” kata Hasto. Tapi dia membenarkan, PDIP menyodorkan sejumlah nama menteri kepada Jokowi.

Menurut dia, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Buktinya, kata Hasto, komposisi menteri tak didominasi kader PDIP. “Komposisi sudah sangat baik.”

Selain soal intervensi Megawati, Edhie Baskoro mempertanyakan nomenklatur, penggabungan, dan pemisahan kabinet. Menurut dia, restrukturisasi kementerian akan berimplikasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2014 serta Anggaran Negara 2015. Dia mencontohkan, perlu sinkronisasi penggunaan anggaran pendidikan yang sekarang berada kementerian terpisah. Perubahan itu pun harus dikonsultasikan kepada DPR. “Perencanaan dan penggunaan anggaran negara yang ceroboh bisa melahirkan penyimpangan dan tindak pidana korupsi,” kata Edhie.

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie juga mengingatkan bahwa sejumlah kementerian baru belum memiliki mata anggaran. Padahal rencana anggaran ini sudah ditetapkan pada era pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono. Aburizal khawatir kementerian baru bakal sulit beroperasi.

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s