Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Koran Tempo » Islah, Dua Kubu di DPR Sepakat Merevisi UU MD3

Islah, Dua Kubu di DPR Sepakat Merevisi UU MD3

SCANNED ARTICLE | By Riky Ferdianto

JAKARTA, KORAN TEMPO — Fraksi-fraksi pendukung Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Dewan Perwakilan flakyat berencana menyepakati penyelesaian konflik dengan cara merevisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD —biasa dikenal dengan nama UU MD3. “Mudah-mudahan pekan lid ada kesepakatan yang konkret,” kata anggota Fraksi Partai NasDem, Rio Patrice Capella, kepada Tempo, kemarin.

Parlemen memanas setelah lima fraksi pendukung Prabowo menyapu hampir semua kursi pimpinan di 11 komisi dan 4 badan kelengkapan Delman dengan sistem paket dan voting, akhir Oktober lalu. UU MD3 dan tata tertib DPR menyediakan aturan sistem paket dan voting. Lima fraksi pendukung Jokowi melayangkan mosi tak percaya dan membuat pimpinan parlemen tandingan.

Menurut Rio, pembicaraan terakhir dua hari lalu dihadiri wakil kedua kubu. Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, menurut dia, ditunjuk sebagai juru bicara kubu Prabowo. Sedangkan fraksi Jokowi diwakili dua politikus PDI Perjuangan, Pramono Anung dan Oily Dondokambey. “Kami masih terus berkomunikasi,” kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem itu. Selain NasDem dan PDI Perjuangan, pendukung Jokowi adalah Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Hanura.

Pertemuan tersebut, menurut Rio, menyepakati sejumlah solusi untuk mengakomodasi keterwakilan fraksi Jokowi di kursi pimpinan alat kelengkapan Dewan.

Opsinya, di antaranya, mengubah formasi wakil pimpinan komisi yang awalnya tiga orang menjadi empat orang. Kubu Jokowi ingin sistem proporsional berdasarkan jumlah kursi. “Revisi itu mungkin baru bisa selesai dua bulan lagi,” kata dia. “Semuanya akan dikocok ulang.”

Wakil Ketua DPR dari Partai Gerindra,FaciliZon,membenarkan adanya peluang islah dua kubu dengan cara merevisi UU MD3. Tapi, kata dia, syaratnya revisi itu disepakati seluruh anggota Dewan. “Mereka yang akan menentukan opsinya menambah kursi wakil ketua komisi atau menambah komisi,” kata dia. Dia berkukuh bahwa revisi ini tak akan mengubah formasi pimpinan komisi dan badan yang sudah ditetapkan. “Tak ada kocok ulang,” kata dia. • RIKY FERDIANTO

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s