Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Koran Tempo » Ketua KPK Sentil Menteri Jokowi

Ketua KPK Sentil Menteri Jokowi

SCANNED ARTICLE | By Muhamad Rizki

Baru empat menteri yang sudah menyetorkan laporan kekayaan.

JAKARTA — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyindir sejumlah menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo yang sampai kemarin belum melaporkan kekayaannya. KPK, kata dia, akan terus menunggu laporan kekayaan para menteri itu.

“Tolok ukur menteri tak berintegritas dan cacat moral adalah yang tak melaporkan harta kekayaannya,” kata Abraham di Balai Kota Jakarta kemarin. Penyelenggara negara yang melaporkan harta kekayaannya ke KPK, ujar Abraham, menunjukkan keseriusan mereka menjaga rekam jejaknya.

Hingga kemarin, baru empat menteri yang merwetorkan laporan harta kekayaannya ke KPK. Mereka adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi BirokrasiYuddy Chrisnandi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil.

Kewajiban pejabat melaporkan harta kekayaannya tertuang dalam Undang-Undang tentang Penyelenggara Negara yang Bebas Korupsi. Batas waktu pejabat untuk merampungkan dan menyerahkan laporan itu adalah 90 hard sejak dilantik. “Harta dilaporkan supaya publik bisa mengetahui kekayaan pejabat sebelum dan sesudah is mengemban jabatan itu,” kata Deputi Pencegahan KPK Johan Budi S.P. , kemarin.

Menurut Johan, KPK memaklumi kesibukan para menteri baru dalam mengurus transisi pemerintahan. “Mungkin harta mereka banyak, sehingga perlu mengumpulkan berkasberkasnya,” kata dia.

Dari laporan harta itu, terungkap Menteri Sofyan Djalil masih memiliki utang hingga Rp 3,5 miliar. Utang itu berasal dari beban kepemilikan rumah di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Sofyan mengaku hartanya tak sedikit. “Jumlah harta saya Rp 52,8 miliar dan US$ 580 ribu,” ujar dia di KPK kemarin.

Sedangkan harta Menteri Yuddy Chrisnandi diketahui melonjak hingga sepuluh kali lipat dalam enam tahun terakhir hingga mencapai angka Rp 20 miliar. “Sejak 2008 hingga sekarang, kan, saya usaha, lalu dibayar sebagai konsultan dan penceramah,” kata mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu di KPK, Rabu lalu.

Sejumlah menteri Jokowi yang lain berkomitmen menyerahkan laporan kekayaan mereka. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti beralasan belum ada waktu untuk menyerahkan laporan tersebut ke KPK. Alasan senada sudah disampaikan ke oleh Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan. “Ini saja saya masih larilari terus,” kata Andes.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu tak mau buru-buru karena batas waktu pelaporan masih lama. “Itu kan waktunya hingga dua bulan setelah pelantikan, sekarang barn satu pekan menjabat,” kata dia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno minta waktu sepekan lagi sejak Selasa lalu untuk menyelesaikan laporan tanya. Sedangkan Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo masih belajar cara membuat laporan tersebut.

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s