Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Koran Tempo » Krisis Listrik: Pemerintah Bangun Pembangkit 5.000 MW

Krisis Listrik: Pemerintah Bangun Pembangkit 5.000 MW

SCANNED ARTICLE |  By Grace Gandhi

Dalam lima tahun mendatang, Indonesia membutuhkan pembangkit listrik baru berkapasitas 35 ribu megawatt.

JAKARTA — Pemerintah bekerja cepat untuk mengatasi krisis listrik yang diperkirakan terjadi lebih awal, yakni pada 2018. Rencananya, pada tahap awal, akan dibangun pembangkit dengan kapasitas 5 x 1.000 megawatt (MW) di Cilacap oleh pengembang listrik swasta, PT Jawa Energi.

“Presiden menegaskan. selama lima tahun ke depan, dibutuhkan energi listrik baru sebesar 35 ribu MW. Tanpa itu, kita akan menghadapi krisis listrik,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo, di gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kemarin.

Menurut Indroyono, pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara ini merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk mengejar kebutuhan listrik ke depan. “Kami putuskan di Cilacap, yang lokasinya tidak jauh dari pembangkit 700 MW yang sudah beroperasi,” tuturnya.

Untuk tahap pertama, pembangkit Cilacap ini ditargetkan bisa beroperasi dengan kapasitas 2 x 1.000 MW pada 2018. Sebab, sebagian besar lahan sudah tersedia. Kalau pembangkit ini bisa berjalan, sepertujuh dari target kapasitas 35 ribu MW bisa tercapai.

MenteriESDM,Sudirman Said, mengatakan pembangunan pembangkit listrik ini akan menggunakan lahan milik TNI Angkatan Darat. Polanya, pemerintah akan menguasakan penggunaan lahan kepada PLN, yang akan menyewakan ke pihak swasta. “Ini dalam waktu singkat akan dibahas bersama Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Dia mengakui bahwa masalah pembebasan lahan merupakan penghambat utama dalam mendorong pembangunan pada sektor kelistrikan. Namun, menurut Sudirman, ada peraturan pemerintah baru yang mengatur bahwa untuk keperluan sarana publik, pemerintah daerah wajib menyediakan tanah. “Karena itu, kami juga akan segera minta pendapat Menteri Hukum dan HAM bagaimana implementasinya.”

Sudirman kemarin juga bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, serta Menteri Hukum dan Hak Asasi ManusiaYasonna H. Laoly.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu, keempatnya membahas masalah kelistrikan di Tanah Air. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan penguraian masalah dalam sektor kelistrikan ini memang hams segera diatasi. Sebab, kebutuhan listrik pada tahun-tahun mendatang akan semakin besar.

Dalam lima tahun mendatang, Indonesia membutuhkan pembangkit listrik baru berkapasitas 35 ribu megawatt. “Tanpa itu, kita terancam menghadapi krisis listrik,” ujar Indroyono. • AYU PRIMA SANDI

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s