Home » PAGE 3.22 - Tips & Share » Good Articles » Mengenal Apa Itu Sensor Motorik

Mengenal Apa Itu Sensor Motorik

 “Bermain merupakan cermin perkembangan anak karena melalui bermain anak belajar mengendalikan diri sendiri dan diharapkan anak dapat melakukan berbagai kegiatan yang merangsang dan mendorong kepribadian anak, mencakup aspek keterampilan/psikomotorik, kecerdasan bahasa, emosi maupun sosial. Dalam hal ini mainan sangat berperan penting baik dalam tumbuh kembang anak yaitu dalam melatih ketelitian dan ketekunan anak dalam belajar serta pengembangan kecerdasan logic smart anak”.  — Fahrudin, SE, M.Acc, Ak.

Sensor motorik sering kali diperbincangkan dikalangan masyarakat, khususnya bagi para orang tua (ibu/bapak). Anggota keluarga sering kali memberikan kegiatan-kegiatan yang merangsang saraf-saraf pada anak.
Dengan memberikan rangsangan rutin setiap harinya pada anak-anak mereka dengan cara yang unik dan menyenangkan, bertujuan untuk meningkatkan percepatan pertumbuhan sensor motorik terhadap anak-anak mereka.
Mereka pun sering membicarakan petumbuhan, perkembangan, kecerdasan dan kelincahan anak-anak mereka. Tetapi tahukah anda, “apa itu sensor motorik”?
Sensor motorik adalah suatu sensor alamiah yang ada didalam tubuh manusia. Dengan sistem sensor berdasarkan anatomi tubuh manusia, ditinjau dari perkembangan dan pertumbuhan saraf-saraf dan otot-otot pada anak, sensor motorik meliputi pergerakan tubuh manusia, pengelihatan, daya tangkap, indra perasa, sentuhan, dll.
Sensor motorik merupakan proses pertumbuhan manusia dalam mencapai proses pengaplikasian yang baik dan sesuai dengan apa yang diinginkan. Pengaplikasian dikhusukan dalam proses daya tangkap, tingkat cekatan dalam bertindak (refleks), sinkronisasi pandangan dan pemikiran, kesinambungan antara saraf-saraf, otot, daya kerja otak kanan.
Sensor motorik dalam kegiatannya memiliki 3 jenis gerak motorik yaitu :
  • Gerak Reflex
  • Gerak Motorik halus
  • Gerak Motorik kasar
Gerakan Refleks
Gerak Refleks  adalah pergerakan pada anak yang dilakukan berdasarkan respon dari saraf-saraf dan otot pada anatomi anak. biasanya gerakan refleks ini terjadi dikarenakan sesuatu yang memaksa saraf merespon rangsangan yang datang.
Seperti saat anak yang sedang bermain, kaget karena suara yang keras. Pada umumnya gerak refleks ini di tingkatkan dengan cara memberikan komunikasi rutin kepada anak dengan intensitas yang cukup (tidak berlebihan).
Gerakan Motorik Halus
Gerakan Motorik Halus adalah pergerakan motorik pada anak yang dilakukan berdasarkan sinkronisasi saraf antara otak, pergerakan anatomi tubuh dan imajinasi si anak. Pergerakan ini mengutamakan proses perkembangan imajinasi dan system kerja otak kanan pada anak. kegiatan bertujuan meningkatkan ketepatan, kecepatan, imajinasi dan daya ingat anak.
Pada umumnya kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan gerakan motorik halus ini dilakukan kegiatan menggambar (melukis), menulis, bermusik, dll.
Gerakan Motorik Kasar
Gerakan motorik kasar adalah pergerakan motorik pada anak yang dilakukan berdasarkan sinkronisasi antara otak dan pergerakan tubuh. Sinkronisasi ini lebih mengutamakan keseimbangan sensor dan saraf penggerak pada tubuh si anak.
Penerapan kegiatan ini bertujuan agar “si anak” optimal dalam perkembangan pergerakan anggota tubuh serta kekuatan pada saraf dan otot pada tubuh anak. Gerakan motorik ditingkatkan dengan cara melakukan kegiatan yang banyak menggunakan pergerakan pada anak, seperti : merangkak, berjalan, menari, memukul-mukul, mengayun-ayunkan tangan, dll.
Tiga macam pergerakan motorik diatas merupakan bagian-bagian  rangsangan yang penting dari sensor motorik, jadi sensor motorik akan sangat optimal.
Apabila dilakukan rangsangan atau latihan rutin terhadap 3 jenis pergerakan ini, tentunya hasil optimal pelatihan yang dilakukan terhadap anak anda akan tercapai apa lagi dengan didukung dengan alat peraga motorik.
Semua kegiatan pelatihan ini juga harus didukung dengan pemeriksaan yang rutin terhadap pertumbuhan anak, mulai dari saraf, otot, pertumbuhan otak, dll. pertumbuhan ini juga dapat didukung dengan alat peraga tk dalam pertumbuhan anak pada pendidikan tingkat playgroup atau taman kanak-anak.

Perlu dilakukan pemeriksaan rutin pertumbuhan pada anak dikarenakan pertumbuhan pada anak berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk mencapai tahap maksimal dalam merangsang perkembangan sensor motorik anak, pertumbuhan anak menjadi faktor utama dalam  perkembangan dan pertumbuhan pada anak.

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s