Home » PAGE 3.3 - Nusantara » Festival Dolanan Anak Tradisional » Membangun Karakter lewat Permainan Tempo Dulu

Membangun Karakter lewat Permainan Tempo Dulu


Kencangnya arus modernisasi membuat anak-anak Indonesia semakin akrab dengan teknologi terkini. Berbagai gadget mampu menghadirkan game yang mengasyikkan untuk mengisi waktu main mereka.

Belum lagi serbuan mainan-mainan canggih lainnya dari luar negeri. Alhasil, budaya modern tersebut membuat anak-anak Indonesia zaman sekarang melupakan permainan tradisional yang sangat akrab dimainkan diseluruh pelosok negeri ini pada tempo dulu.
Inilah yang melatari lahir ide menggelar Festival Dolanan Anak Tradisional yang digagas MI Mazroatul Ulum, Ciledug, Tangerang, Rabu (29/4). Dalam festival tersebut, madrasah ibtidaiyah setingkat sekolah dasar yang berlokasi di Ciledug, Tangerang, Banten, itu coba menghidupkan kembali permainan anak masa lalu yang nyaris punah terkikis oleh zaman.
Ada sekitar 15 permainan tradisional dari seluruh pelosok Nusantara yang dimainkan dalam pagelaran ini. Sebut saja congklak, lompat alu, lompat karet, galasin, engrang batok kelapa, petakbenteng, petakjongkok, cublek-cubleksueng, gang-sing, bekel, kelereng, dampu, cutik, taplak, dan engklek.
Menurut Kepala MI Mazroatul Ulum Evi Afifah, acara ini digelar untuk memperingati Hari Kartini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Hari Kartini kali ini digelar konsep Culture Day yang lebih luas dengan pengenalan budaya melalui permainan tradisional menjadi terra yang diambil. Acara ini diselenggarakan untuk menjaga darrmelestarikan permainan yang sudah turun-temurun dari leluhur.
“Festival ini diharapkan mampu meningkatkan kecintaan anak terhadap kearifan lokal. Selain itu, juga untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak. Dengan permainan tradisional ini, mereka ada rasa kerja sama, ketekunan, dan kepemimpinan, apalagi yang dimainkan secara grup seperti galasin ataulompat alu,” tuturnya.
Selain dolanan anak, dalam festival ini juga digelar pawai budaya Nusantara. Dalam pawai ini beberapa siswa-siswi didandani dengan pakaian tradisional dari beberapa daerah di Indonesia.
Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s