Home » PAGE 3.18 - Story of the Day » Ada Apa Antara Amien Rais Dan Joko Widodo?

Ada Apa Antara Amien Rais Dan Joko Widodo?

SUARA PEMBARUAN, — Sikap kritik-sinisme Prof Dr Amien Rais terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak terus saja menggelora.

Amien rupanya tetap menilai Jokowi negatif dan tak mampu memimpin negara serta menyelesaikan masalah dalam negeri.

“Selama bulan puasa ini saja menggunakan momentum buka puasa bersama untuk ekspresikan kejengkelan dan penilaian negatifnya pada mantan Gubernur DKI Jakarta,” kata mantan Wakil Ketua DPD RI, Laode Ida kepada SP di Jakarta, Senin (29/6).

Pada Sabtu (27/6) malam, misalnya, usai menghadiri buka puasa bersama (bukber) di Partai Perindo, Amien Rais menyatakan kekhuwatirannya jangan sampai Jokowi ‘seperti unta”.

Unta, menurut Amien Rais, tak mau lihat masalah. Kalau ada bahaya kepalanya dimasukan ke dalam pasir. Sehingga lama-lama kontraproduktif.

Sebelumnya, lanjut Laode Ida, ekspresi tiadanya pengakuan terhadap Presiden Jokowi juga setidaknya diungkapkan saat bukber di kediaman Akbar Tanjung dan di kediaman Ketum PAN Zulkifli Hasan.

“Ada beberapa teman yang tanya saya, dikiranya saya masih di PAN. Kenapa sih Pak Amien Rais terus seperti itu?” kata Laode.

Sebagian teman juga, kata Laode, pertanyakan janji pendiri dan mantan Ketum PAN itu yang pernah diucapkan saat kampanye Pilpres 2014 lalu.

Kata mereka, Pak Amien Rais pernah bernazar akan jalan kaki Yogyakarta-Jakarta jika Jokowi menang di pilpres. Tetapi lagi-lagi nazar itu tidak ditepat. Publik pun melihat ada penambahan inkonsistensi dalam diri Amien Rais.

“Lalu apa sebenarnya maksud hati Amien Rais? Tak jelas. Tetapi saya melihat ada beberapa kemungkinan,” katanya.

Pertama, seperti dinilai banyak orang sikap Amien Rais konsisten mengeritik Jokowi itu sudah sejak lama, termasuk tak pernah akui keberhasilan Jokowi dalam memimpin Kota Solo dan itu diungkapkan secara terbuka.

Kedua, ada juga yang menganggap Amien Rais mencari perhatian dari Preside Jokowi.

“Barangkali ingin dapat jatah dalam reshuffle kabinet nanti, atau barangkali perlu good will untuk bisnis tertentu.

Atau ketiga, melakukan provokasi ke publik agar kian tak percaya kepada Jokowi untuk kemudian bergerak seperti tahun 1998 lalu, atau seperti ia jatuhkan Gus Dur dari kursi presiden.

“Entahlah. Hanya Pak Amien Rais sendiri yang bisa menjawab dengan jujur. Namun, jujur saya katakan, sikap Amien Rais seharusnya lebih bijak lagi dalam melontarkan kritik terhadap seorang Presiden. Kita sama-sama berdoa untuk adanya kesadaran bersikap arif dan khusnul khotimahnya Pak Amien Rais,” kata Laode Ida. [PR/L-8]


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s