Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Rakyat Merdeka » DPR Akan Tagih Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia

DPR Akan Tagih Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia

Rakyat Merdeka, — Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB) mengadu ke DPR terkait Pemerintah Kerajaan Belanda yang belum mengakui Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Belanda memang mengakui secara de fakto Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, tapi pengakuan de jure belum pernah. Belanda hanya menyampaikan bahwa penyerahan kedaulatan itu pada tanggal 27 Desember 1949.

Wakil Ketua DPR bidang politik, hukum dan keamanan. Fadli Zon, mengatakan, pesan para tokoh KUKP penting ditindaklanjuti pimpinan DPR. Apalagi mereka sudah ke Belanda untuk membicarakan itu dengan Parlemen dan Pemerintah Belanda.

“Saya kira kita (Bangsa Indonesia) sudah waktunya meminta kepada pihak Kerajaan Belanda dalam rangka 70 Tahun Indonesia Merdeka, agar mereka bisa mengakui secara de jure kemerdekaan Indonesia adalah 17 Agustus Tahun 1945,” kata Fadli Zon di Gedung Nusantara DPR, Jakarta.

Fadli menegaskan, DPR akan menyampaikan surat kepada Parlemen Belanda agar mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Yang artinya, pada 17 Agustus tahun ini Indonesia akan memperingati 70 tahun kemerdekaan.

“DPR punya fungsi diplomasi, tidak hanya sebatas menyampaikan surat. Mulanya surat dahulu, dokumen terlampir .akan kita sampaikan dengan dasar-dasar yang sudah jelas, dan petisi,” jelas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Fadli mengaku pernah menyampaikan hal ini kepada Duta Besar Belanda untuk RI, terkait kapan Belanda mengakui secara de jure 17 Agustus Tahun 1945 sebagai hari kemerdekaan kita.

Ketua KUKB Batara R. Hutagalung mengatakan, organisasinya terns memperjuangkan kedaulatan negara dan martabat bangsa.

Batara menceritakan, pada bulan Agustus 2005. Menteri Luar Negeri Belanda menyatakan, Belanda menerima de facto kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Menurutnya, bila dua negara ini ingin membangun hubungan diplomatik baik, keduanya hares saling mengakui.

“Persoalan ini mengganjal hubungan diplomatik Indonesia dengan Belanda,” demikian Batara R. Hutagalung. ■ OAR


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s