Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Jawa Pos » Waspadai Penjahat Musiman Jelang Lebaran

Waspadai Penjahat Musiman Jelang Lebaran


Copet Kejar Setoran, Sehari Patok Rp 300 Ribu

JAWA POS, — Bulan puasa dan jelang Lebaran memang rawan kejahatan. Polisi mewaspadai kelompok penjahat musiman yang datang dari daerah. Tidak hanya perampokan, melainkan copet dan lainnya.

ANDI, 34, hanya tertunduk lesu saat dibawa ke Mapolda Metro Jaya kemarin (28/6). Sepekan lalu, dia tertangkap dalam operasi pekat saat nyopet di busway. Dia adalah satu di antara tujuh copet yang dibekuk. Mereka berbeda kelompok. Beberapa pelaku beraksi sendirian.

Nah, dia merupakan spesialis copet di koridor I Transjakarta Blok M-Kota. Dalam beraksi, penampilannya seperti orang akan berangkat ke kantor. Modalnya hanya kecepatan tangan mengambil dompet atau handphone (HP) korban. “Sehari harus dapat Rp 300 ribu,” kata Andi yang mengaku ngontrak di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Target setoran itu hukan tanpa. alasan karena jelang Lebaran. Dia harus menghidupi istri dan dua anak. Dia mengaku hanya modal tangan dalam beraksi. Dia bertindak saat kondisi Transjakarta macet. “Saya bekerja sendiri. Barangnya dijual kepada orang yang butuh,” katanya.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombespol Krishna Murti menyatakan, para copet itu tidak hanya beraksi di jalur busway, tetapi jugs di terminal dan stasiun. Aksi mereka cukup meresahkan pengguna kendaraan. “Masingmasing beroperasi 30 kali. Setidaknya, ada 210 kejadian dalam seminggu.” kata Krishna kemarin. Data statistik menunjukkan, kriminalitas meningkat saat Mei. Hal tersebut mengindikasikan adanya peningkatan pelaku saat bulan puasa dan jelang Lebaran.

“Memang signifikan, terutama pelaku dari luar kota yang bermain di Jakarta. Mereka mengejar target bisa kembali ke kampung halaman pada H-7 atau H-10,” katanya. Krishna mengimbau warga waspada. Misalnya, saat Tarawih, salat Idol Fitri, atau tamasya. Jika menyediakan pembantu dadakan, agen harus dipastikan bisa dipercaya.

“Ada saran satu orang ditinggal di rumah. Polisi tidak bisa menjaga rumah satu per satu. Patroli lingkungan merupakan kewajiban. Namun, pemilik lebih baik mencegah,” ujarnya. (YUSUF ASYARI)


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s