Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Republika » Idul Fitri Diupayakan Sama

Idul Fitri Diupayakan Sama

Penetapan awal bulan Hijriyah mengikuti kriteria dua, tiga, delapan.

JAKARTA — Kementerian Agama akan melaksanakan sidang isbat penetapan 1 Syawal 1436 H pada Kamis (16/7). Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Machasin mengungkapkan, pemerintah mengupayakan 1 Syawal jatuh pada tanggal yang sama.

“Kemungkinan berbeda ada, tapi nanti kita lihat pada rukyatnya. Saya akan mengutus orang ke Persis dan NU, kemudian kami akan mengadakan dialog sebelum sidang itsbat,” kata Machasin kepada Republika, Kamis (9/8).

Machasin menjelaskan, penetapan awal bulan Hijriyah mengikuti kriteria dua, tiga, delapan. Pada saat matahari terbenam, ketinggian (altitude) bulan minimum dua derajat di atas cakrawala, sudut elongasi (jarak lengkung) bulan ke matahari minimum tiga derajat, kemudian saat bulan terbenam, usia bulan minimum delapan jam.

Berdasarkan pengalaman, kata Machasin, kalau di atas tiga derajat, biasanya ada yang melihat. Menurutnya, hilal tahun ini sudah di atas kriteria. Tinggi bulan sudah berada antara dua sampai 3,4 derajat. Jarak dari konjungsi pun sembilan jam lebih, sedangkan sudut elongasi sekitar lima derajat. Karena itu, besar kemungkinan hilal sudah terlihat pada Kamis (16/7).

Machasin menambahkan, apabila hilal belum terlihat, NU dan Persis akan menggenapkan Ramadhan 30 hari sehingga Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu (18/7). Namun, apabila sudah ada yang melihat, kedua organisasi ini akan mengikuti keputusan pemerintah. Persis akan mengikuti keputusan pemerintah kalau hilal sudah terlihat oleh dua orang di tempat berbeda. Sementara, NU cukup satu tempat.

“Jadi, kemungkinan satu Syawal jatuh pada tanggal yang sama meski ada kemungkinan berbeda. Apalagi sekarang cuaca terang. Tapi, kita lihat suasana terakhir tanggal 16,” katanya.

Machasin menegaskan, pelaksanaan sidang itsbat akan digelar dengan mekanisme tertutup. Hasil sidang itsbat itu nantinya akan disampaikan terbuka kepada publik.

Kader NU Muhaimin Iskandar atau yang biasa disapa Cak Imin mengatakan, pihaknya menunggu keputusan Menteri Agama dalam penentuan Idul Fitri. “Seperti biasa, disatukan Kementerian Agama. Apa pun keputusannya nanti bersifat final yang harus kita ikuti,” ujarnya, Kamis (9/7).

Senada dengan Cak Imin, kader NU lainnya, Imam Nahrawi, menyatakan agar Muhammadiyah dan NU bisa mencari kesepakatan dalam penentuan 1 Syawal. “Saya kira kita harus mencari titik persamaan supaya bisa merayakan momen sakral bersama-sama,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.

Meski belum ada ketetapan resmi dari pemerintah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DI Yogyakarta Thoha Abdurrahman memastikan Lebaran tahun ini bersamaan semua, yakni Jumat (17/7). “Kalau terjadi perbedaan, saya akan menulis surat kepada Menteri Agama dan Presiden RI Jokowi,” kata Thoha.

Menurut dia, dalam Kongres Umat Islam nasional di Yogyakarta beberapa waktu lalu memutuskan bahwa bersatu itu wajib dan bercerai itu akan runtuh. Thoha mengatakan, ia berdoa insya Allah Lebaran tahun ini sama, baik Muhammadiyah, NU, dan pemerintah. Ia menyatakan, jika pihak keraton berbeda, biarkan saja, yang penting umat Islam harus sama. “Waktu penentuan awal puasa tidak bisa melihat bulan, tetapi hilal sudah dua derajat dan sekarang sudah tiga derajat lebih. Sehingga, seharusnya Lebaran sama,” katanya.

Sementara itu, secara terpisah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, apabila terjadi perbedaan waktu Lebaran, tidak usah saling mempersoalkan. “Yang penting sesama umat Islam saling menghormati dan tidak usah mempersoalkan perbedaan kalau memang terjadi perbedaan waktu Lebaran,” kata Sultan.

Sedangkan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menginginkan seluruh umat Muslim bisa merayakan Idul Fitri pada hari yang sama.

“Saya pribadi inginnya atau berharap Lebaran bisa bareng atau bersama-sama. Saya harap semua pihak berlebaran bersama ikut keputusan pemerintah,” kata Ahmad Heryawan. [Neni Ridarineni]


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s