Home » PAGE 5.6 - Domestik Ekonomi » Geotermal » Investor Asing Incar Ladang Geotermal

Investor Asing Incar Ladang Geotermal

KORAN TEMPO, — Setelah pemerintah merevisi harga beli listrik dari energi panas bumi, tawaran investasi di ‘ sektor ini pun bermunculan. terutama dart pemain asing. Salah satunya dart Cina, yang melirik potensi geotermal di Sumatera Barat. “Sumatera Barat memiliki potensi energi terbarukan, tapi tidak mampu memanfaatkannya dengan optimal karena kekurangan infrastruktur,” kata Konsulat Jenderal Republik Rakyat Cina di Medan, Zhu Honghai, saat ditemui di Padang, kemarin.

Zhu menyatakan komit mennya untuk menjembatani ratusan perusahaan asal Cina untuk menanamkan modal di Sumatera Barat. Sejumlah sektor yang diincar investor adalah pengembangan energi geotermal, pembangunan infrastruktur, industri dasar, pertanian, dan pariwisata. Bahkan, kata dia, ada perusahaan Cina yang sudah membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), infrastruktur jalan, dan agribisnis.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pun menjadikan sektor geotermal, infrastruktur, dan pariwisata sebagai “dagangan” utama. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan wilayahnya memiliki potensi energi geotermal yang sangat besar. Saat ini ada 17 titik geotermal dengan potensi energi 1.650 megawatt. Dari jumlah tersebut, baru lima titik yang dikeIola swasta, yakni PT Supreme Energy dan Hitay Energy asal Turki. “Ini juga sesuai dengan target pemerintah pusat untuk percepatan penyediaan energi listrik,” ujar dia.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Rida Mulyana, mengatakan Hitay Investment Holding juga menyatakan minatnya untuk menggarap pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di wilayah lain. Bahkan, kata dia, perusahaan tersebut dikabarkan sudah melobi Menteri Koordinator Kemaritiman, Indroyono Soesilo, untuk mendapat jatah investasi tersebut. “Tapi Pak Menko menolak karena aturannya harus lelang dulu,” kata Rida.

Hitay saat ini sudah mendapat karpet merah untuk melaksanakan survei praeksplorasi di sekitar Sumatera Barat dan Bengkulu. Survei ini dilakukan di delapan lokasi se- lama setahun. Nantinya, hasil survei menghasilkan perkiraan cadangan panas bumi di suatu lokasi. Hasil yang datanya menjadi milik pemerintah ini digunakan Kementerian ESDM guna menggelar pelelangan terbuka wilayah kerja panas bumi (WKP). Jika pelelangan resmi dibuka. Kementerian berjanji Hitay mendapat right to match atau hak khusus untuk lebih diutamakan memenangi tender dibanding pelamar lain. “Pemain panas bumi kita soalnya belum banyak,” ujar Rida. • ROBBY IRFANY


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s