Home » PAGE 5.8 - Provinsi DKI Jakarta » Tugu Proklamasi » Jalan Proklamasi Kembali Jadi Jalan Pegangsaan Timur

Jalan Proklamasi Kembali Jadi Jalan Pegangsaan Timur

SUARA PEMBARUAN, 8/8 Pg. A21— Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang memproses pergantian nama Jalan Tugu Proklamasi, yaitu Jalan Proklamasi menjadi Jalan Pegangsaan Timur kembali. Sebab, berdasarkan catatan sejarah Kemerdekaan Indonesia, tempat dibacakannya Teks Prokiamasi Kemerdekaan adalah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta yang sekarang telah berdiri Tugu Proklamasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, awalnya jalan yang menjadi lokasi Tugu Proklamasi adalah Jalan Pegangsaan Timur. Tetapi oleh pemerintah, nama jalan itu diubah menjadi Jalan Proklamasi mengikuti nama Tugu Proklamasi.

Untuk meluruskan sejarah yang benar, Pemprov DKI sedang memproses mengembalikan nama jalan Tugu Proklamasi menjadi nama awalnya. Karena nama jalan tersebut, masih tercatat dalam teks bukubuku sejarah para pelajar di Jakarta.

“Karena nama jalan ini sudah berubah menjadi Jalan Proklamasi, maka untuk meluruskan sejarah, kami sedang memproses mengembalikan nama jalan ini bukan lagi nama Jalan Proklamasi, tetapi menjadi Jalan Pegangsaan Timur kembali,” kata Djarot di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).

Kerancuan sejarah pun dialami oleh anaknya sendiri. Dia mengatakan sewaktu mengunjung Tugu Proklamasi bersama anak perempuannya, ditanyakan dimana Jalan Pegangsaan Timur. Setelah dicari-cari, ternyata sudah berubah menjadi Jalan Proklamasi.

Tugu Proklamasi atau Tugu petir adalah tugu peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI. Tugu Proklamasi berdiri di tanah lapang kompleks Taman Proklamasi di Jl Proklamasi, dahulunya disebut Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta Pusat.

Pada kompleks juga terdapat monumen dua patung Soekarno-Hatta berukuran besar yang berdiri berdampingan, mirip dengan dokumentasi foto ketika naskah proklamasi pertama kali dibacakan. Di tengah-tengah dua patung proklamator terdapat patung naskah proklamasi terbuat dari lempengan batu marmer hitam, dengan susunan dan bentuk tulisan mirip dengan naskah ketikan aslinya.

Presiden Soekarno pada 1 Januari 1961 melakukan pencangkulan pertama tanah untuk pembangunan tugu, “Tugu Petir”, yang kemudian disebut Tugu Proklamasi. Tugu ini berbentuk bulatan tinggi berkepala lambang petir, seperti lambang Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Tulisan yang kemudian dicantumkan, “Di sinilah Dibatjakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 djam 10.00 pagi oleh Bung Karno dan Bung Hatta”.

Akhirnya, pada 17 Agustus 1972, Tugu Proklamasi diresmikan Menteri Penerangan Budiardjo di lokasi asal, dihadiri banyak tokoh masyarakat dan tokoh politik. Di antara yang hadir adalah mantan Wakil Presiden Muhamad Hata, mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden RI, 1 Desember 1956.

Pada 17 Agustus 1980, Presiden Soeharto meresmikan monumen Soekarno-Hatta membacakan naskah proklamasi.

Revitalisasi
Melihat kondisi Tugu Proklamasi sangat memprihatinkan, Pemprov DKI Jakarta akan merevitalisasi kawasan bersejarah tersebut. Diharapkan revitalisasi dapat dilakukan pada tahun ini dan sudah rampung pada 2016.

Djarot Saiful Hidayat menilai selama ini DKI Jakarta melalaikan melakukan pemeliharaan tempat bersejarah yang terletak di Jalan Proklamasi Nomor 56, Jakarta Pusat. Sewakta, dirinya mendatangi Tugu Proklamasi, mantan Wali Kota Blitar ini sangat prihatin dengan kondisi tempat teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia ini dibacakan.

“Selama ini, kita agak terkesan melalaikan tempat bersejarah ini. Saya sudah beberapa kali kesini, sewaktu saya belum menjadi Wakil Gubernur, waktu saya jadi Wali Kota Blitar saya juga pernah kesini. Waktu saya datang kesini, terus terang saya prihatin,” kata Djarot.

Tak terawatnya bangunan dan ornamen bersejarah di kawasan Tugu Proklamasi, menurutnya dikarenakan banyak orang menganggap Tugu Proklamasi hanya sebuah taman hiasa. [LEN/E-8]


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s