Langkah "Zonk"

PIKIRAN RAKYAT, 6/9 PAGE 10, — PERTENGAHAN pekan ini, netizen dibuat terhibur oleh berita unik dari Magelang, Jawa Tengah. Ada polisi yang diberi nama Andi Go To School oleh orangtuanya agar dia rajin ke sekolah. Saudaranya bernama Happy New Year dan Rudy Good Boy. Tak sampai di sang, Andi member nama Genio Silvero Go To Paradise dan Mother Lover bagi kedua anaknya. Lebih dari cukup untuk membuat senyum mengembang, bukan?

KEESOKAN harinya, muncul “kelucuan” lain. Jika cerita mengenai nama unik Andi dan keluarganya mengundang senyum, cerita mengenai pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan koleganya yang melawat ke Amerika Serikat tak kalah ampuh mendatangkan senyum. Iya, sayangnya, senyum satir.

Ketua DPR RI Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon beserta rombongan sebetulnya sedang berada di AS untuk mengikuti konferensi para Ketua Parlemen Dunia yang dibuka 1 September di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Namun, Kamis (3/9/2015), keduanya terlihat dalam konferensi pers politik dengan Donald Trump di Menara Trump, New York, Amerika Serikat. Konferensi pers ini berlangsung setelah pengusaha AS itu mengucapkan sumpah kesetiaan untuk menjadi kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik.

Dalam keterangan tertulisnya, Fadli Zon mengatakan bahwa kehadiran mereka bukan merupakan dukungan kepada bakal calon Presiden AS itu. Akan tetapi, dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Donald Trump sempat memperkenalkan Setya Novanto kepada para wartawan di akhir konferensi pers tersebut.

“(Ini) Ketua DPR Indonesia. Dia berada di sini untuk bertemu saya. Setya Novanto, salah seorang yang paling berkuasa dan orang hebat,” kata Trump. “Rombongannya berada di sini untuk bertemu saya hari ini. Kami akan melakukan hal-hal besar buat Amerika Serikat, benar kan?” lanjut Trump dalam rekaman itu.

“Ya,” kata Setya sambil tersenyum.

Trump masih punya pertanyaan lain untuk tamunya itu, “Apakah Indonesia suka dengan saya?”

“Ya, sangat, terima kasih banyak,” kata Setya sambil bersalaman dengan Trump.

Kontan saja, percakapan itu menuai pro dan kontra dari netizen sepanjang Jumat (4/9/2015). Banyak pula netizen yang menilai kunjungan ini sebagai langkah zonk.

Dilansir BBC, Jumat malam, Indonesia Indicator mencatat sentimen negatif tentang Fadli Zon terkait berita Donald Trump di Twitter, 40,4%. Reaksi positif tercatat 26,6%. Sentimen negatif yang berhubungan dengan Setya Novanto 40,2%, dengan reaksi positif 27%.

Setelah konferensi pers itu, Business Insider berbicara dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Fadli, seperti dikutip Business Insider, menjelaskan peran Trump di Indonesia. Sang pengusaha real estat itu punya sejumlah usaha.

“Saya pikir kami menyukainya karena dia juga melakukan investasi di Indonesia. Dia punya beberapa proyek di Bali dan Jawa Barat. Jadi, dia teman Indonesia,” kata Fadli. “Saya pikir dia juga sangat terkenal dengan sejumlah acaranya. Orang-orang Indonesia ketika mereka berbicara tentang seorang jutawan atau miliarder, yang akan muncul di pikiran mereka pertama adalah Donald Trump,” katanya.

Politisi Adian Napitupulu dalam akun @AdianNapitupulu berkata, “Dihadapan Donald Trump Ketua DPR RI janji akan lakukan hal-hal besar untuk Amerika. Kok bukan untuk Indonesia?”

Sentimen negatif juga dilontarkan Ulil Abshar Abdalla melalui akun @ulil, “Memalukan Ketua DPR kita ikut hadir di kampanye Donald Trump di US. Trump adalah kandidat presiden Partai Republik yang buruk dan norak,” tulisnya.

Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon, lebih memilih me-retweet pemberitaan mengenai dia dari situs berita arms utama. Di salah satu twit yang dibuat Jumat pagi, Fadli memotret majalah Time yang dimilikinya dengan dibubuhi tanda tangan Trump. Tak lupa, swafoto Fadli dengan Trump disertakan dalam akun itu.

“Kayanya ga mungkin Trump ngasih duit buat dukungan Novanto dan Zon. Jadi fix sih 2 pimpinan DPR ini yg caper namun kurang pengetahuan,” tulis pemilik akun @imanlagi di Twitter.

Pemilik akun @ulinyusroh tak mau ketinggalan. “Duit rakyat 15 M kalian pakai main-main dengan jadi cheerleaders kampanye Trump. 15 M untuk beli es dawet bisa banjir tuh DPR”

Pandji Pragiwaksono melalui akun @pandji juga memberikan sorotan. “Ketua DPR Setya Novanto (dgn Fadli Zon) dukung Donald Trump :))) Mulai gila,” kicaunya, yang mendapat T7 retweet dari pengikutnya.

Hmm, bagaimana menurut Anda? (Endah Asih/”PR”)*”    ‘

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s