Home » PAGE 3.18 - Story of the Day » Presiden Janji Beasiswa Ditingkatkan

Presiden Janji Beasiswa Ditingkatkan

Sejumlah rektor dari perguruan tinggi di Indonesia menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo untuk jamuan makan siang di Istana Negara,  Jakarta, Kamis (10/9). KOMPAS 11/9 Page 11, — Presiden Joko Widodo berjanji pemerintah akan memberikan perhatian terhadap perguruan tinggi, termasuk meningkatkan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga miskin pada tahun ini menjadi 60.000 penerima. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi ketika mengundang 23 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta dalam jamuan makan siang di Istana Negara, Kamis (10/9).

Dalam pertemuan itu, Presiden tidak hanya berbagi informasi terkait dinamika terkini di Tanah Air, tetapi juga meminta masukan tentang perbaikan yang perlu dilakukan. Rektor yang hadir dalam pertemuan itu berasal dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Kalimantan. Seusai makan siang, Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki berdialog dengan para rektor. Kepada Presiden, para rektor yang dipimpin Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia Herry Suharyanto, yang juga Rektor Institut Pertanian Bogor, menyampaikan sejumlah masukan, seperti perlunya perguruan tinggi diberi keleluasaan mengelola kampus sesuai dengan otonomi perguruan tinggi, usulan peningkatan beasiswa mahasiswa miskin, serta bantuan operasional perguruan tinggi negeri.

Berbagai isu
Rektor Universitas Sebelas Maret, Solo, Ravik Karsidi menanyakan kepada presiden apakah benar beasiswa bagi mahasiswa miskin ditiadakan. Namun, Presiden Jokowi menjawab, beasiswa mahasiswa miskin justru ditingkatkan menjadi 60.000 penerima tahun ini.

Selain itu, Ravik juga menanyakan soal biaya operasional perguruan tinggi negeri. Presiden memastikan jumlahnya paling tidak akan sama dengan tahun lalu.

Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Gadjah Mada Dwikorita juga menyampaikan tentang riset-riset di perguruan tinggi yang bisa dimanfaatkan industri. Hanya saja, masih minim kerja sama perguruan tinggi negeri dengan pihak industri.

“Misalnya, kebutuhan alat-alat kesehatan dalam negeri saat ini 97,2 persen menggunakan bahan impor. Padahal, perguruan tinggi kita sudah bisa hasilkan alat kesehatan berkualitas dengan harga lebih murah,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Presiden Jokowi pun menyampaikan siap mendukung perguruan tinggi dalam mengembangkan hasil riset. Presiden Jokowi juga meminta sejumlah masukan yang belum disampaikan agar tetap diberikan kepada dirinya. “Silakan disampaikan langsung kepada saya atau melalui Mensesneg,” ujar Presiden Jokowi yang langsung ditanggapi Mensesneg dengan membagikan kontak telepon dan alamat e-mail kepada para rektor. (WHY/NDY/SON)

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s