Home » PAGE 3.2 - Berita Koran » Muhammadiyah Diminta Ikut Tegakkan Kedaulatan

Muhammadiyah Diminta Ikut Tegakkan Kedaulatan

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menandatangani piagam “Gerakan Iuran Anggota Muhammadiyah” di sela-sela perayaan Milad Ke-103 Muhammadiyah, Rabu (18/11) malam, di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bantul, DI Yogyakarta. Gerakan itu mewajibkan setiap anggota Muhammadiyah membayar iuran Rp 10.000 per bulan demi kemandirian organisasi itu.

BANTUL, KOMPAS — Memasuki usia 103 tahun, Muhammadiyah diminta tidak hanya bekerja dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga berupaya ikut menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia. Muhammadiyah harus ikut mencari solusi atas berbagai persoalan di Tanah Air, terutama terkait dengan dominasi kepemilikan sumber daya alam.

Harapan itu disampaikan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif dalam perayaan Milad Ke-103 Muhammadiyah, Rabu (18/11) malam, di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bantul, DI Yogyakarta. Hadir dalam acara itu Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X, serta mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Amien Rais.

Menurut Syafii Maarif, Muhammadiyah harus terus memperbesar peranannya dalam menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia. “Kedaulatan Indonesia itu, kan, masih jadi masalah sekarang. Lihat saja siapa yang menguasai pertambangan, siapa yang kuasai perkebunan, dan siapa yang menguasai perbankan. Muhammadiyah harus mulai berpikir ke arah yang besar ini,” kata Syafii.

Kedaulatan Indonesia dalam sektor-sektor strategis, misalnya pertambangan, perkebunan, dan penguasaan sumber daya alam lainnya, harus benar-benar ditegakkan. Tanpa kedaulatan di sektor-sektor itu, kesejahteraan rakyat tak bisa terwujud. “Tanpa kedaulatan, bangsa ini akan makin tersungkur,” tutur Syafii.

Adapun Zulkifli Hasan mengatakan, Muhammadiyah berperan besar dalam pencapaian kemerdekaan Indonesia. Sejumlah tokoh dari organisasi yang berdiri tahun 1912 itu turut terlibat dalam perjuangan meraih kemerdekaan dan penyusunan konstitusi sesudah kemerdekaan. Hingga kini, Muhammadiyah juga terus berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Haedar Nashir menegaskan, ke depan Muhammadiyah terus konsisten membawa misi Islam yang berkemajuan, yang tak hanya ingin mendakwahkan ajaran Islam, tetapi juga menumbuhkan dan mendorong kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan.

Pada perayaan milad Muhammadiyah itu, Haedar meluncurkan “Gerakan Iuran Anggota Muhammadiyah” yang mewajibkan setiap anggota Muhammadiyah memberi iuran Rp 10.000 per bulan. Tujuannya, agar Muhammadiyah bisa mewujudkan kemandirian finansial.

Pesan Natal

Di tempat terpisah di Jakarta, Kamis, dalam pesan Natal bersama, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tahun 2015, Ketua Umum KWI Mgr Ignatius Suharyo mengatakan, perbedaan pandangan dan cara menjalani kehidupan sering kali menimbulkan gesekan-gesekan, bahkan menimbulkan konflik antarkelompok, golongan, ras/suku, dan agama sehingga hubungan antarumat dan antarwarga jadi kurang harmonis.

“Sebagai warga bangsa, kita juga diingatkan untuk bijaksana dalam menyikapi bentuk-bentuk gangguan sosial yang dapat mengancam persaudaraan, perdamaian, dan keamanan negara kita. Berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini di negeri kita membangkitkan kesadaran dan niat baik kita untuk bersikap bijaksana,” kata Suharyo.

Menurut Suharyo, penutupan dan perusakan rumah-rumah ibadah, termasuk yang mengakibatkan korban jiwa, menjadi sorotan yang memprihatinkan. “Kita dipanggil untuk menegaskan kembali ketetapan hati demi melindungi dan mempertahankan keutuhan ciptaan di tengah budaya serakah yang melahirkan kemiskinan, ketidakadilan, radikalisme, dan kerusakan lingkungan,” katanya. (HRS/OSA)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 20 November 2015, di halaman 4 dengan judul “Muhammadiyah Diminta Ikut Tegakkan Kedaulatan”.

Advertisements

Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s