Home » PAGE 3.22 - Tips & Share » Mencari Jam Tangan Cerdas dan Bergaya

Mencari Jam Tangan Cerdas dan Bergaya

Jam tangan bukan hanya soal penunjuk waktu. Bagi pemakainya, ia adalah pernyataan soal gaya dan selera. Pengguna perangkat wearable tak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga bagaimana perangkat itu dapat memberi nilai lebih pada penampilannya.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, Samsung meluncurkan jam tangan cerdas atau smartwatch yang tak sekadar cerdas, tetapi juga memiliki desain menarik. Secara resmi, pada 2 Desember lalu, Samsung meluncurkan seri terbaru yakni Samsung Gear S2, dengan dua pilihan model: Gear S2 dan Gear S2 Classic. Keduanya berbentuk bulat.

“Memahami tren ini, Gear S2 diciptakan dengan desain bulat yang mudah dikontrol dengan antarmuka intuitif. Fitur Gear S2 memberikan penggunanya fungsi dan keseruan dalam pengalaman mobile mereka,” kata Vice President IT & Mobile Business Samsung Electronics Indonesia Andre Rompis saat peluncuran perangkat ini di Jakarta.

Menurut Rompis, Gear S2 adalah hasil inovasi progresif Samsung dalam kategori perangkat wearable selama beberapa tahun terakhir. Perangkat ini adalah smartwatch pertama Samsung dengan bentuk bulat. S2 menggunakan sistem operasi Tizen dan bisa bekerja dengan ponsek segala merek.

“Bezel” berputar

Kompas mendapat kesempatan menjajal Gear S2 versi Classic. Gear S2 dengan strap atau tali kulit terasa nyaman dipakai. Meski masih terasa tebal, 11,4 milimeter, desainnya menyembunyikan ketebalan itu.

Jam tangan ini didesain tahan air hingga standar IP68, yang artinya tak perlu melepas saat hendak cuci tangan (rating IP68 artinya tahan celup hingga 1 meter). Di bagian belakang jam terdapat perangkat memonitor detak jantung.

Sensor ini bisa digunakan merekam detak jantung atau sebagai pemantau pergerakan pemakai. Sensor lain yang ditanamkan adalah accelerometer, gyroscope, ambientlight, dan barometer.

S2 memiliki layar bulat super AMOLED dengan diameter 1,2 inci, lebih kecil dibandingkan layar pesaingnya Huawei Watch dan Moto 360. Jam dengan diameter layar itu terasa pas, apalagi desain smartwatch ini dimaksudkan sebagai multigender, tidak membedakan pemakai laki-laki atau perempuan.

Layar S2 sangat tajam dengan resolusi 360 x 360 pixels, menjadikannya memiliki kepadatan pixels mencapai 302 ppi, menyamai layar retina jam cerdas Apple Watch, penyandang gelar layar tertajam saat ini.

Gear S2 dilengkapi prosesor dual core 1 GHz, RAM 512 MB, dan kapasitas penyimpanan internal 4Gb. Untuk konektivitas, S2 dilengkapi Wi-Fi sehingga notifikasi tetap mengalir. Jam ini juga dilengkapi NFC (near field communication). Sayang, fitur ini belum bisa dipakai karena belum siapnya ekosistem di Indonesia.

Salah satu fitur paling unik dari Gear S2 adalah kelengkapan rotating bezel, bezel yang bisa diputar-putar, sebagai penyempurna antarmuka tap dan sentuh. Ini adalah cara interaksi paling cerdas pada jam pintar, yang menjadi pembeda utama S2 dengan smartwatch lain.

Dengan memutar bezel ke kiri atau ke kanan, interaksi terasa mudah dan nyaman. Putaran bezel dilengkapi mekanisme “klik” yang membuat putaran terasa mantap saat memilih menu.

Putar bezel ke kiri, pengguna bisa langsung melihat notifikasi dari e-mail, pesan singkat, dan sejenisnya. Putar bezel ke kanan, pengguna dihadapkan pada pilihan fitur, widget aplikasi yang telah terpasang. Putaran bezel juga berguna untuk memilih aplikasi, menu, fitur, hingga zoom in dan zoom out saat memakai aplikasi navigasi. S2 juga dilengkapi dua tombol Home dan Back untuk kian mempermudah interaksi. [Prasetyo Eko P]


Darkwin Web's Official

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s