Home » PAGE 3.20 – Teknologi

Category Archives: PAGE 3.20 – Teknologi

Oleh Bandung Mawardi, "Hari Radio dan Njoto"

KORAN TEMPO 11/9 Page 15, — Pada 1950-an, radio adalah benda ajaib dan mewah. Orang-orang menginginkan radio, bermanja mendengarkan pelbagai acara: berita, lagu, pidato, sandiwara, atau pengajian agama. Radio memikat jutaan telinga yang membuat pemiliknya merasa sah sebagai manusia modern. Suara radio di rumah menjadi representasi keluarga berharta dan melek perubahan zaman. Radio menentukan kemesraan, kelas sosial, nasionalisme, harmoni keluarga, dan kemodernan. Suara-suara dari radio mengantar ke imajinasi tokoh, tempat, peristiwa, dan pelbagai hal lain. Radio menjadikan Indonesia hersuara. Kehidupan tak lagi sepi atau membisu. Radio itu keajaiban meski sering memicu scribu masalah. Orang-orang bertaruh demi memiliki radio.

Kita mengingat sejenak sejarah radio di Indonesia. Hari Radio bermula dari rapat di Jakarta, 11 September 1945. Para tokoh berjanji mendirikan radio berhaluan nasionalis demi Indonesia. Radio sangat diperlukan untuk mengaba rk a n pelbagai scruan para pemimpin bangsa. Hiburan ,juga disajikan agar para pendengar tidak terlalu frustrasi mengalami revolusi. Radio memang berperan dalam mengumumkan kemerdekaan. Para pemimpin rajin berpidato di corong radio. Jutaan telinga di Indonesia mendengarkan agar mengerti perkembangan situasi politik dan bergairah membela kemerdekaan. Radio perlahan menjadi suara zaman. Pada 1950-an, radio semakin digandrungi pendengar segala umur. Mereka mungkin beranggapan radio adalah “mukjizat” untuk Indonesia sebagai negara yang sedang membangun dan mengartikan kemerdekaan.

Pemaknaan romantic menggenapi seruan nasionalisme. Peringatan Hari Radio turut diekspresikan oleh majalah Merdeka edisi 11 September 1954. Sampul majalah itu berupa foto studio RRI di Jakarta. Herawati Diah selaku pemimpin redaksi menjelaskan, “Oleh karena madjalah Merdeka menganggap radio sebagai suatu alat penting dalam hidup manusia seharihari, maka untuk sekcdar memperingati hari Radio, dipasanglah pada halaman depan gambar salah satu studio jang terbesar di Indonesia.”

Edisi peringatan itu memuat pelbagai informasi mengenai radio. Empat halaman menceritakan sejarah radio dan kontribusi para tokoh. Kita simak deskripsi dramatisnya: “Radio mengumandangkan keseluruh dunia bahwa bangsa Indonesia menjatakan dirinja sebagai bangsa jang merdeka dan melalui udara pula semangat rakjat dipimpin kearah kesadaran mempertahankan tjita-tjita jang tclah diikrarkan itu. Radio timbul dan tenggelam bersama pasang dan surut jang dialami perdjuangan bangsa Indonesia”.

Radio menggerakkan sejarah Indonesia. Peran itu diimbuhi peran radio sebagai alat penerangan dan hiburan.

Pada 1950-an, peringatan Hari Radio biasanya memuncak pada pemilihan bintang radio. Ratusan orang mengikuti lomba berebut gelar bintang radio. Peringatan Hari Radio pada 1959 menetapkan ketentuan daftar lagu-lagu wajib. Peserta wanita dalam kriteria seriosa wajib melantunkan lagu Di Sela Rumput Hidjau (Maladi) atau Tempat Bahagia (B. Sitompul dan Sanusi Pane). Lagu wajib peserta pria adalah Awan (B. Sitompul dan Sanusi Pane) atau Setitik Embun (M. Embut dan M. Murni).

Kriteria lagu hiburan mewajibkan peserta wanita melantunkan lagu Seruan Ibu (T. Suhekti dan Njoto) atau Sendja di Priangan (Djauhari). Peserta pria wajib membawakan lagu Seruling Gembala (Pus Tuk idjo) atau Imbauan Pertiwi (Hari dan Njoto). Lagu-lagu wajib juga ditentukan untuk kriteria keroncong.

Kita temukan ada nama Njoto dalam kriteria lagu hiburan. Siapa Njoto? Kita gampang mengenalinya sebagai tokoh Partai Komunis Indonesia. Lelaki kurus berkaca mata itu tak melulu berpolitik. Njoto pin- tar memainkan alat musik dan menggubah lagu. Njoto pun pantas dikenal atas gubahan lagu dalam pemilihan bintang radio. Njoto berkontribusi untuk Hari Radio. Dua lagu itu pernah diulas di majalah Varia edisi 16 September 1959 dan 23 September 1959. Njoto berperan sebagai penulis lirik.

Kita mengenang sejenak persembahan lirik dalam lagu Seruan Ibu, sederhana tapi mengena: Tengah aku seorang diri, kudengar rintih tangismu… Dengarlah tambatan hatiku, dengar genderang djiwaku/Akan kugemakan lagu ini `tuk pengobat gundahmu… Mengatakan perdjoanganmu dan mendoakan langkahmu/Pertjajalah engkau anakku, dengan bimbingan lagu/Dengan perasaan tenagamu mengharumkan nusa tentu.

Lagu itu bertema perjuangan, memicu imajinasi nasionalisme. Lirik scrupa muncul dalam lagu berjudul Imbauan Pertiwi. Njoto masih mengisahkan nasionalisme: Wahai, putri Dewi Bangsa, kau mustika rochani/Takkah engkau merasa ichlas untuk Ibu Pertiwi/Saju pilu menderam kalbu hendak berseru/Adakah sampai senandung ibu mengimbau putri sakti. Kita mulai agak berpikiran berbeda jika menempatkan Njoto dalam urusan lagu dan Hari Radio.

Pengetahuan tentang biografi Njoto pada 1950- an cenderung mengarah ke PKI ketimbang seni. Rcdaksi majalah Minggu Pagi edisi 15 Agustus 1954 menginformasikan biografi Njoto pada halaman 3 dengan judul “Kawan Njoto”. Informasi dari redaksi menyatakan Njoto itu “anggauta C.C. P.K.I jang paling muda”, “ketjil dan sangat energik”, serta “paling bahagia mengantarkan djenazah Stalin dan Gottwald”. Pengenalan Njoto itu terkesan lebih terbuka ketimbang keingintahuan publik pada masa Orde Baru. Kehadiran rubrik biografi itu cukup menjelaskan ketokohan Njoto. Kita simak keterangan pendek dan penting: “Batjaannja dan peladjarannja jang mendalam adalah dalam lapangan filsafat, kesusasteraan dunia, musik, dan djurnalistik”. Hari Radio pun menjadi peristiwa penting bagi Njoto untuk turut berkontribusi dengan mempersembahkan dua lirik lagu.

Dengerin Music di Radio Streaming

Radio Streaming  juga dikenal sebagai web radio, radio internet, radio net atau e-radio. Radio streaming  pada dasarnya adalah  radio yang ditularkan melalui Internet. Tidak seperti webcasting, radio streaming adalah aliran yang terus menerus, dan dilakukan secara online. Hal ini merupakan trend yang sedang dinikmati masyarakat tapi tidak identik dengan  podcasting yang mengharuskan audio yang akan didownload, daripada streaming itu. Radio Streaming juga biasanya dapat diakses di seluruh dunia. Audio dimainkan dari server penyiaran , dan server akan mengirimkan musik ke pendengar. Dalam hal ini, Radio Streaming membutuhkan koneksi internet yang baik. Dalam pembuatan radio streaming, kita dapat menikmati jasa pembuatan radio streaming yang profesional dan biaya yang efektif.

Convert PDF to JPG online, PDF to JPG free converter

Convert PDF to JPG online with our free service | Want to convert PDF to JPG? Submit your PDF, we convert it to JPG, online! You will also have the opportunity to download the pictures as a zip file. Our free PDF to JPG online converter is the simplest way to convert PDF to JPG. Nothing to download and to install, the whole process takes place online. We process your PDF documents and convert them to produce high quality JPG. Using an online service help you convert your PDF to JPG quickly, without the burden of installing additional software on your PC.

Click Here

Gmail Bisa Tarik E-mail yang Sudah Dikirim

KOMPAS, — Selama ini, orang yang salah mengirim e-mail cuma bisa pasrah dan membuat yang baru untuk meralatnya. Tapi dengan fitur baru Gmail, tak perlu lagi ada kejadian seperti itu.

Layanan surat elektronik buatan Google itu punya tombol baru bernama “undo send”. Sesuai dengan namanya, tombol tersebut berfungsi membatalkan proses pengiriman e-mail sebelum mencapai alamat tujuan.

Pengguna yang lupa memasukkan attachment atau salah memasukkan kata pun bisa kembali mengedit e-mail itu, sesederhana menekan ctrl+z pada Microsoft World.

Dilansir KompasTekno dari Slashgear, Rabu (24/6/2015), fitur tersebut sebenarnya sudah diuji Gmail Labs sejak enam tahun lalu. Ada juga beberapa pengguna Gmail yang sudah mengenalnya dari laboratorium tersebut.

Namun baru hari ini mereka mengeluarkannya resmi untuk publik dan menjadikanya sebagai fitur utama Gmail. Siapapun bisa menggunakan undo send dengan catatan hanya bisa diakses melalui browser web saja.

Tapi satu hal perlu pahami, fitur undo send bukan berarti Anda bisa bebas membatalkan e-mail kapanpun. Hanya e-mail yang baru dikirim dalam hitungan detik saja bisa batal, sedangkan e-mail keliru yang dikirim setelah beberapa jam tak bisa dibatalkan.

Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna cukup masuk ke akun Gmail miliknya. Gerakan kursor  ke menu setting dan carilah kolom bertuliskan undo send pada bagian general setting. Di situ dapat dipilih masa berlaku Undo, mulai dari 5 detik sampai maksimal 30 detik setelah dikirimkan.

Pengguna yang sudah lama memakai fitur ini dari Gmail Labs, akan otomatis mendapatkan tombol undo send tanpa melakukan pengaturan tersebut.

Download Youtube via Online

[DOWNLOAD] Searching oprek-oprek di Google, gimana sih cara download video di Youtube via online. Kebanyakan aplikasi yang diinstal dikomputer kita. Tentu hal ini kan memakan space memory kompi kita. Nah, ada satu aplikasi yang menurut gue cukup efektif tanpa ‘memakan’ space memory kompi kita. Ya, download secara online, tinggal taruh link-nya dan biarkan system yang bekerja. Tunggu beberapa saat, dan dapatkan hasilnya. Apa sih nama link nya? So coba klik ini : ID SAVE FROM NET

Cara menggunakan :

Cara pertama
Masukkan alamat URL ke bidang input di atas laman dan tekan Enter atau klik tombol “Unduh” di sebelah kanan bidang input.

Cara kedua
Tambahkan “savefrom.net/” atau “sfrom.net/” sebelum URL
contoh: sfrom.net/http://youtube.com/watch?v=u7deClndzQw
kemudian tekan Enter.

Cara ketiga
Gunakan nama domain singkat: ssyoutube.com, srapidshare.com.

Cara keempat
Gunakan addon browser kami untuk mengunduh dengan 1 klik.

Sumber File yang didukung :

filefactory.com
tvigle.ru
vesti.ru
sendspace.com
intv.ru
mreporter.ru
youtube.com
facebook.com
karusel-tv.ru
metacafe.com
livejournal.com
autoplustv.ru
break.com
vk.com
russia.ru
dailymotion.com
odnoklassniki.ru
amik.ru
vimeo.com
soundcloud.com
life.ru
sevenload.com
liveinternet.ru
a1tv.ru
mail.ru
guitar-tube.com
kiwi.kz
smotri.com
gametrailers.com
1tv.ru
yandex.ru
twitch.tv
rutv.ru
rambler.ru
zaycev.net
ntv.ru

Catatan: klik nama sumber web untuk melihat detail pengunduhan dan penyimpanan file dari sumber tersebut.

Pertahanan Negara: Teknologi Mahapenting demi Kemandirian

Scanned Article | By EDN

JAKARTA, KOMPAS — Teknologi dalam industri pertahanan tidak saja bisa menjadi penggerak ekonomi, tetapi juga lokomotif perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi suatu bangsa. Oleh karena itu, pengembangan teknologi untuk kemandirian industri pertahanan dalam negeri menjadi sasaran yang harus dicapai bersama.

Hal ini merupakan benang merah Indo Defence Expo 2014 yang berlangsung pada 5-8 November di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta. Pameran industri pertahanan tersebut diikuti 671 perusahaan, terdiri dari perusahaan badan usaha mink negara dan perusahaan swasta.

Dalam pembukaan pameran, Rabu (5/11), Wakil-Presiden Jusuf Kalla mengatakan, teknologi pertahanan bisa menjadi sarana bangsa dalam pengembangan diri.

“Mengingat teknologi telah menjadi faktor penentu dalam kemenangan perang sehingga pengembangan teknologi menjadi keharusan,” ujar Kalla.

Hal senada disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Menurut Ryamizard, melalui pameran ini, diharapkan muncul ide-ide kerja sama di bidang teknologi. Ia juga mengharapkan Indo Defence bisa membuka peluang bagi Indonesia untuk mendapatkan jaringan usaha dalam bidang industri pertahanan dan transfer teknologi. “Kita ingin industri pertahanan jadi dan rumah di negeri sendiri,” katanya.

Ryamizard menambahkan, dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, Indonesia punya payung hukum agar pengguna memanfaatkan hasil industri dalam negeri. Hal ini merupakan penjabaran dari ideologi Trisakti dalam bidang pertahanan.

Produk Indonesia
Menurut pengamatan Kompas, sudah ada beberapa produk Indonesia yang dipamerkan, mulai dari panser Pindad Cokcerill 90P, kapal tanpa awak PT Lundin- SAAB bernama Bonefish, hingga seragam lapangan militer. Namun, secara keseluruhan, produk-produk asing, seperti Eurofighter, Rosoboronexport, dan Lockheed Martin, lebih mencolok.

Sebelumnya, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam peluncuran buku Membangun Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia karya Silmy Karim menyebutkan, tantangan industri pertahanan meliputi sumber daya manusia, modal menghadapi produsen besar, dan pasar.

Sjafrie mengatakan, industri pertahanan nasional harus memastikan bahwa sumber daya manusianya memiliki nasionalisme tinggi sekaligus profesional. Pengembangan industri pertahanan juga membutuhkan kebijakan pemerintah terkait dengan modal. (EDN)

Kelelawar Pakai Kompas Cahaya

Kelelawar adalah mamalia pertama yang diketahui bisa mendeteksi polarisasi cahaya.

BELFAST — Kelelawar ternyata tak hanya menggunakan gelombang suara ultrasonik untuk melakukan navigasi, tapi juga menggunakan cahaya. Spesies kelelawar bertelinga tikus (Myotis myotis) menjadi mamalia pertama yang dikenal menggunakan cahaya terpolarisasi sebagai panduan ketika terbang.

Laporan studi yang dimuat dalam jurnal Nature Communication, 22 Juli 2014, menyebutkan kelelawar bertelinga tikus itu memanfaatkan sebaran cahaya yang terpolarisasi saat matahari tenggelam untuk mengkalibrasi komp as internal mereka. Gelombang cahaya yang terpolarisasi berada dalam posisi paralel satu sama lain dan merambat sejajar secara horizontal. Dengan panduan cahaya itu, mereka bisa terbang ke arah yang tepat.

Pola cahaya yang terpolarisasi biasanya mudah terlihat pada sudut 90 derajat dari posisi matahari ketika terbit atau terbenam. Namun studi itu juga menemukan bahwa kelelawar bisa melacak polarisasi itu setelah matahari terbenam atau saat langit berawan.

Stefan Greif, ahli biologi dari Queen’s University Belfast, Irlandia Utara, menyatakan teknik memanfaatkan cahaya terpolarisasi ini membantu kelelawar yang sering meninggalkan sarangnya selepas petang untuk berburu mangsa. Binatang itu kerap terbang ratusan kilometer dalam semalam dan kembali ke sarang sebelum faj ar untuk menghindari predator. “Sebelumnya tak ada yang tahu bagaimana mereka bisa bernavigasi dengan baik,” kata Greif, yang memimpin riset.

Selama ini kelelawar dikenal menggunakan teknik echolocation untuk mendeteksi mangsa sekaligus berkomunikasi dengan sesamanya ketika terbang. Namun trik mengetahui lokasi lewat gema suara ini hanya efektif dalam radius 50 meter. Peneliti berasumsi hewan itu pasti punya teknik lain untuk memantau kondisi yang berada jauh di depannya.

Greif dan koleganya melakukan studi dengan mempelajari pola terbang 70 kelelawar yang dikenalkan dengan dua tipe polarisasi cahaya. Kelompok hewan yang dipasangi pelacak radio itu dilepas di dua lokasi berbeda di Bulgaria, sekitar 25 kilometer dari sarang mereka, pada pukul 1 pagi. Saat itu tak ada cahaya terpolarisasi yang tampak.

Kelelawar yang sudah melihat cahaya terpolarisasi ternyata terbang ke arah yang benar dibanding kelompok yang belum ditunjukkan hal serupa. Hal itu menunjukkan kelelawar memang menggunakan polarisasi cahaya sebagai panduan.

Binatang kerap menggunakan kombinasi dari teknik echolocation, penglihatan, posisi bintang atau matahari, bahkan medan magnet bumi sebagai panduan jalan pulang ke sarang.

Namun kelelawar bukan satusatunya binatang yang mahir membaca polarisasi cahaya. Lebah punya reseptor spesial pada matanya untuk mendeteksi polarisasi cahaya. Burung, ikan, hewan amfibi, dah reptil juga memiliki struktur sel khusus di mata untuk melihat polarisasi cahaya. “Kami belum tahu struktur apa yang digunakan kelelawar untuk mendeteksi polarisasi,” kata rekan Greif, Richard Holland, yang juga ahli zoologi dari Queen’s University Belfast. • NATURE I LIVESCIENCE

SCAN ARTICLE : Koran Tempo 25 Juli 2014 Page 12 oleh Gabriel Wahyu Titiyoga yoga@tempo.co.id